SIDOARJO, Tugujatim.id – Wisata murah meriah kembali jadi pilihan warga. Taman Abhirama Sidoarjo menawarkan pengalaman rekreasi lengkap dengan fasilitas bermain anak, suasana teduh, hingga akses WiFi gratis. Semua bisa dinikmati tanpa tiket masuk, cukup membayar parkir motor Rp3.000.
Taman yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Layang-Layang ini memang sejak awal dirancang sebagai ruang terbuka hijau yang ramah keluarga. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuatnya mudah dijangkau warga dari berbagai kecamatan, terutama pada sore hari dan akhir pekan.
Meski tidak dipungut biaya masuk, fasilitas di Taman Abhirama terbilang cukup lengkap untuk kategori wisata keluarga. Ada area bermain anak, lintasan jogging, gazebo untuk bersantai, hingga beberapa spot foto yang mulai diburu pengunjung. Selain itu, pedagang kaki lima juga tertata sehingga makanan dan minuman mudah ditemukan dengan harga yang tetap ramah di kantong.
Ruang Hijau di Tengah Hiruk-Pikuk Kota
Taman Abhirama hadir sebagai jawaban atas kebutuhan warga akan ruang terbuka hijau yang representatif. Luasnya mencapai lebih dari dua hektare dengan penataan lanskap modern, dipenuhi tanaman hias, rerumputan yang terawat, dan pohon-pohon besar yang memberikan naungan alami.
Pada akhir pekan, area jogging track yang melingkar di tengah taman selalu ramai oleh warga yang berolahraga ringan. Banyak pula komunitas kecil—mulai dari gowes, yoga, hingga senam pagi—yang memanfaatkan taman ini sebagai pusat aktivitas.
Yang membuat Taman Abhirama istimewa bukan hanya keindahan alamnya, tetapi juga kebersihan dan kenyamanannya yang terjaga. Petugas taman rutin berkeliling untuk menjaga area tetap rapi, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana tanpa gangguan.
Ramah Keluarga dan Pengunjung
Salah satu daya tarik besar Taman Abhirama adalah area bermain anak yang cukup luas dan modern. Beragam wahana permainan seperti perosotan, jungkat-jungkit, hingga ayunan tersusun rapi di satu zona khusus sehingga aman untuk anak kecil.
Selain itu, tersedia pula area duduk, gazebo, serta jalur pedestrian yang memudahkan orang tua mengawasi anak sambil bersantai. Banyak keluarga yang datang setiap sore, membawa bekal sederhana untuk dinikmati sambil merasakan hembusan angin sejuk taman.
Tak hanya itu, keberadaan pedagang kaki lima yang tertata di luar pagar taman membuat suasana makin hidup. Dari jajanan ringan seperti cilok, es degan, sampai jagung bakar, semuanya menambah daya tarik bagi pengunjung.
Respons Positif dari Warga
Respons positif terus berdatangan dari para pengunjung, terutama yang datang untuk rekreasi bersama keluarga. Mereka menilai Taman Abhirama sebagai salah satu destinasi murah meriah yang tetap menyenangkan.
“Wahana bermain tergratis yang ada di Sidoarjo. Cuma bayar parkir aja Rp3.000. Senengnya lagi bisa dapat pelangi kalau kebetulan muncul, dan itu bikin anakku seneng banget. Mereka paling doyan ngasih makan ikan, meskipun kadang nggak dibolehin sih. Makanan dan minuman juga ramah di kantong… Di sini juga bisa pakai WiFi gratis,” ujar Ambarwati Anggeri dalam ulasan Google Review.
Pengunjung lain juga mengapresiasi kondisi taman yang kini lebih bersih dan tertata dibanding sebelumnya.
“Sekarang tempatnya lebih terawat, bersih, dan bagus. Masuk gratis, cuma bayar parkir motor aja, murah Rp3.000 doang,” tulis Lum Barong Aji.
Ulasan-ulasan tersebut memperkuat citra Taman Abhirama sebagai ruang publik yang sukses menghadirkan pengalaman rekreasi tanpa membebani biaya keluarga.
Potensi Besar sebagai Ikon Ruang Publik
Pemerintah daerah berencana menjadikan Taman Abhirama sebagai salah satu ikon ruang publik Sidoarjo. Rencana tersebut mencakup penambahan fasilitas olahraga, tata cahaya malam hari, hingga area UMKM yang tertata rapi.
Dengan potensi yang dimiliki, Taman Abhirama bukan hanya tempat untuk bersantai, tapi juga ruang bersama yang memperkuat interaksi sosial masyarakat.
Refleksi dan Harapan
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka yang sehat, kehadiran Taman Abhirama menjadi napas segar bagi warga Sidoarjo. Tempat ini bukan sekadar taman, melainkan ruang hidup yang mempertemukan manusia, alam, dan komunitas.
Taman Abhirama mengajarkan bahwa keindahan kota bukan hanya soal bangunan atau lampu jalan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menjaga dan menikmati ruang hijau yang mereka miliki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Fahmi Irmanto/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








