• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Lapak-lapak hewan ternak di wilayah Kota Pasuruan hanya menjual kambing dan tidak ada yang menjual sapi.

Lapak-lapak hewan ternak di wilayah Kota Pasuruan hanya menjual kambing dan tidak ada yang menjual sapi. (Foto: Mahfud/Tugu Jatim)

Dampak PMK, Tidak Ada Sapi Dijual di Lapak Hewan Kurban di Pasuruan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Dampak wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) sangat berpengaruh terhadap penjual hewan kurban di wilayah Kota Pasuruan. Berdasarkan pantauan di sejumlah lapak-lapak hewan di pinggir jalan, tidak terlihat satu pun penjual yang menjual hewan kurban jenis sapi.

Seluruh lapak hewan kurban di Kota Pasuruan hanya terlihat menjual ternak jenis kambing dan domba saja. Menurut Suhartini, salah satu penjual hewan kurban mengaku tahun ini dia memang sengaja tidak menjual sapi.
Penjual hewan kurban yang membuka lapak di jalan jalan Patiunus ini mengaku peminat sapi menurun drastis dibandingkan tahun lalu.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Kalau sapi ndak ada disini. Tidak ada peminatnya. Kalau tahun lalu masih ada,” ujar Suhartini.

Di lain sisi, penjualan hewan kurban jenis kambing justru mengalami peningkatan. Akibat wabah PMK, para pembeli hewan kurban beralih membeli kambing dibandingkan sapi. Selain lebih murah, kambing dinilai lebih kuat dan tidak rentan tertular penyakit PMK.

Suhartini mengaku dari 20 kambing yang dia bawa, tinggal 2 kambing saja yang belum laku. Menurutnya harga jual kambing pun cukup stabil. Untuk kambing kecil dijual seharga 2,5 juta. Sementara kambing besar dijual Rp 5,5 juta.

“Penjualan kambing lebih bagus tahun ini daripada tahun lalu. Kalau tahun lalu mungkin pembeli berkurang karena masih terdampak Corona,” imbuhnya.

Hal senada juga dirasakan Haji Kholik salah satu peternak besar di wilayah Kota Pasuruan Kholik. Peternak yang sapinya pernah dibeli oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini mengaku jualan sapinya sepi akibat PMK. Hingga H-3 hari raya Idul Adha, baru satu sapi miliknya yang laku.

“Sapi baru satu ini yang laku. Kalau kambing sudah keluar sekitar 30 an,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

Tags: Hewan KurbanIdul AdhaKabupaten PasuruanPMKWabah PMK
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Striker baru Arema FC, Abel Camara dalam pertandingan melawan PSIS Semarang.

Abel Camara Cetak Gol, Arema FC Pecundangi PSIS Semarang dengan Skor 2-0

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID