JEMBER, Tugujatim.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember meningkatkan intensitas program pencegahan kecelakaan dengan fokus pada area perlintasan rel kereta. Inisiatif KAI Daop 9 Jember ini dilakukan sebagai bagian dari target nihil kecelakaan yang ingin dicapai perusahaan.
Berbagai strategi diterapkan untuk mewujudkan lingkungan transportasi yang lebih aman, termasuk aktivitas penyuluhan masyarakat, penertiban jalur penyeberangan ilegal, dan pengurangan lebar akses di titik-titik rawan kecelakaan.
Baca Juga: Jelang Festival Budaya 2025, KAI Daop 9 Jember Diskon 10 Persen Harga Tiket KA
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, pendekatan edukasi dilakukan melalui berbagai saluran komunikasi, mulai dari interaksi langsung hingga platform digital.
“Kami terus mengampanyekan pentingnya kedisiplinan saat melintas di area rel. Prinsip dasar yang kami sosialisasikan adalah berhenti sebelum barrier turun, memperhatikan kondisi sekitar, dan mendengarkan bunyi kereta sebagai langkah pencegahan utama,” terang Cahyo.
Dalam periode 2024, Daop 9 Jember berhasil menghilangkan 35 jalur penyeberangan tidak resmi dan mempersempit akses di 12 lokasi di seluruh area operasional. Program serupa berlanjut di tahun 2025, dengan pencapaian semester pertama berupa penghapusan 8 jalur dan penyempitan 11 titik akses.
“Implementasi program ini dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan pemerintah lokal, petugas keamanan wilayah, dan warga sekitar,” tambah Cahyo.
Pendekatan Edukatif Jadi Solusi bagi Warga
Selain upaya struktural, Daop 9 Jember juga menjalankan pendekatan edukatif dengan mengadakan dialog langsung di kawasan jalur kereta, memberikan penyuluhan di institusi pendidikan, dan berkolaborasi dengan organisasi masyarakat serta sukarelawan keselamatan. Program ini bertujuan membangun pemahaman bersama bahwa ketaatan di area perlintasan bukan sekadar kepatuhan regulasi, melainkan upaya penyelamatan jiwa.
Melalui kerja sama strategis antara KAI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Daop 9 Jember yakin dapat mencapai target tanpa kecelakaan.
“Kami mengundang semua lapisan masyarakat untuk berperan sebagai agen keselamatan di sekitar area perlintasan. Setiap perilaku tertib dapat berkontribusi menyelamatkan banyak jiwa manusia,” tutup Cahyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








