• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, dalam pelepasan peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Angkatan III, Kamis (30/12/2021).

Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, dalam pelepasan peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Angkatan III, Kamis (30/12/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugujatim)

Dirjen Diktiristek, Prof Nizam: Pers Berperan Penting Merajut Pendidikan Indonesia

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Pers berperan penting dalam mewujudkan pendidikan karakter yang menjadi kunci masa depan kemajuan suatu bangsa. Hal itu disampaikan Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, dalam pelepasan peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Angkatan III, Kamis (30/12/2021).

Bagi Prof Nizam, kepedulian para jurnalis terhadap pendidikan adalah suatu kebanggan tersendiri. Pasalnya, pendidikan adalah masa depan, suskses dalam pendidikan berarti juga berhasil di masa depan.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

“Satu kebahagiaan buat saya melihat teman-teman jurnalis semakin peduli terhadap pendidikan, semakin peduli pada masa depan, karena pendidikan adalah masa depan. Kalau kita sukses di dalam pendidikan maka kita pada saat yang sama kita sedang merajut masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan adalah kunci dari kemajuan setiap bangsa. Melalui pendidikan bisa mempersiapkan insan Pancasila dan insan penerus bangsa.

“Kita semua sedang berharap dan berjuang keras menghasilkan Indonesia emas seperti cita-cita pendiri bangsa kita. Untuk itu, kita perlu membangun selalu optimisme di dalam pendidikan,” tuturnya.

Sesuai dengan gagasan Ki Hajar Dewantara, Prof Nizam menyebut pendidikan bisa terselenggara di tiga lingkungan, yang pertama adalah keluarga. Keluarga, terutama orang tua dianggap penting untuk membentuk anak memiliki ahlak mulia, semangat juang tinggi, dan optimis membangun diri dan masa depan. Kemudian sekolah mulai dari paud hingga perguruan tinggi. Ketiga adalah masyarakat.

“Masyarakat utamanya adalah teman-teman media. Karena di zaman sekarang kita kenal dengan Post-Truth Society, masyarakat pasca kebenaran. Maka konstruk logika kebenaran kita banyak dipengaruhi oleh media,” ungkapnya.

Dia menyebut, sesuai data dari berbagai survei, pengguna internet di Indonesia sudah lebih dari 60 persen. Lebih dari 170 juta penduduk adalah penggununa aktif internet dengan rata-rata penggunanannya lebih dari 8 jam.

Ini merupakan bukti masyarakat sudah terkoneksi di dalam informasi secara global. Namun juga bisa menjadi tantangan besar. Dia mengatakan, jika dalam waktu 8 jam masyarakat berhubungan dengan media digital yang tidak benar, maka pola pikirnya akan teracuni oleh pola pikir yang salah tersebut.

“Kalau 8 jam itu digunakan untuk ngerumpi, untuk menyebarkan hoaks, itu artinya konstruk bangun pikirannya akan terisi oleh hoaks yang meracuni pikiran, sehingga kita menjadi bangsa yang pesimis, yang mudah diadu domba,” kata dia.

Namun sebaliknya, kalau 8 jam itu diisi dengan semangat positif seperti pendidikan, pengetahuan, dan semangat optimisme untuk membangun bangsa, maka akan terbentuk insan yang produktif, kreatif, dan akan memanfaatkan peluang dengan optimis.

“Untuk itu, tiga lingkungan pendidikan tersebut sangat penting untuk kita bangun bersama,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, dia mengucapkan selamat kepada seluruh jurnalis yang telah mengikuti program Fellowship Jurnalisme Pendidikan. Dia berharap semangat peduli pendidikan akan terus bergelora bahkan setelah selesai mengikuti program Fellowship Jurnalisme Pendidikan.

“Semoga Allah Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan rahmat dan hidayahnya bagi kita semua dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun kehidupan bangsa yang baik lagi ke depan. Sukses jurnalisme,” pungkasnya.

Tags: DiktiristekFellowship Jurnalisme Pendidikanpers
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Bojonegoro

Bojonegoro Masuk 10 Besar Kabupaten Terinovatif pada Ajang Nasional IGA 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID