• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan yang karam di Perairan Bima, NTB, pada Rabu (16/6/2021) pukul 14.00 WIT. (Foto: Instagram RSA dr. Lie Dharmawan)

Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan yang karam di Perairan Bima, NTB, pada Rabu (16/6/2021) pukul 14.00 WIT. (Foto: Instagram RSA dr. Lie Dharmawan)

Donasi untuk Rumah Sakit Apung dr Lie Dharmawan yang Karam di Perairan NTB Capai Rp 21 M

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Total donasi untuk membangun kembali Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan yang karam di Perairan Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai Rp 21.050.972.781 Miliar terhitung sampai dengan Kamis (24/06/2021).

Sebelumnya, musibah menimpa Rumah Sakit Apung swasta pertama di Indonesia, Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan, milik doctorSHARE atau Yayasan Dokter Peduli karam di Perairan Bima, NTB, pada Rabu (16/6/2021) pukul 14.00 WIT.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Kapal Rumah Sakit dr Lie Dharmawan, mengalami musibah dalam perjalanan melakukan pelayanan medis dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Sumbawa, serta membawa bantuan APD untuk fasilitas Kesehatan di daerah terpencil.

“Dalam pelayaran dari Kupang, NTT – menuju Torano, Sumbawa Besar, NTB di Perairan Bima, kapal mengalami musibah hingga karam,” sebut Lie, dikutip dari laman doctorSHARE, Jumat (25/06/2021).

RSA dr. Lie Dharmawan sebenarnya baru saja menyelesaikan pelayanan medis di Pulau Semau, Kupang – NTT dari tanggal 7 – 14 Juni 2021. Selama empat hari di Semau, total 311 orang pasien dilayani dalam bentuk pengobatan umum, bedah minor, KB, KB Implan, suntik 3 bulan, cabut gigi, dan Antenatal Care (ANC). dr. Lie juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. 6 ABK yang berada di mampu menyelamatkan diri.

Meski tenggelamnya Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan mempengaruhi program yang sedang dan akan dijalankan oleh doctorSHARE. Lie menegaskan bahwa semangat menjangkau wilayah-wilayah pelosok tanah air tidak akan pernah padam.

“Meski berduka, semangat doctorSHARE untu membantu saudara-saudara kita yang belum mendapatkan akses kesehatan yang layak tetap menggebu-gebu tak pernah padam,” tegas Papi, sapaan akrab Lie.

Seiring dengan pemberitaan terkait musibah ini, berbagai dukungan datang untuk membantu mewujudkan pembangunan RSA dr Lie Dharmawan II. Sampai dengan 24 Juni 2021 sudah terkumpul donasi sebesar 21.050.972.781 Miliar, dari 16.954 donatur yang tersebar di seluruh Indonesia dan Luar Negeri.

Donasi tersebut akan digunakan untuk pembangunan Kapal Rumah Sakit Apung baru, yang diperkirakan membutuhkan biaya sekitar 15 Milyar rupiah. Adapun fasilitas yang hendak disediakan meliputi Ruang Operasi Mayor dan Minor, Ruang Pre-Post Operasi, Laboratorium, Farmasi, Ruang Pemeriksaan Pasian, Ruang Resusitasi, dan akomodasi untuk tenaga medis serta awak kapal.

Sebagai tambahan informasi, RSA dr Lie Dharmawan “bahenol, sebutan lain RSA dr. Lie Dharmawan” sejak 2013 menjadi ikon doctorSHARE yang sudah berlayar ke berbagai pelosok nusantara guna melayani masyarakat. Selama berlayar menjalankan misi kemanusiaan, sudah ada ribuan warga yang mendapatkan pelayanan medis di Kapal Rumah Sakit ini.

Tags: donasikapal karamrumah sakitrumah sakit apung
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Suasana Rapat Paripurna sekaligus prosesi sertijab Bupati dan Wakil Bupati Tuban, di Ruang Paripurna DPRD Tuban Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Jumat (25/6/2021). (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Fraksi PKB DPRD Tuban Tak Hadiri Sertijab Bupati Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID