JEMBER, Tugujatim.id – Usai Rapat Paripurna melantik pimpinan definitif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember maraton membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada Rabu (9/10/2024), mulai Badan Anggaran, Komisi, Badan Musyawarah (Banmus) hingga Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Ketua DPRD Jember Periode 2024-2029, Ahmad Halim menjelaskan, setelah AKD terbentuk, pihaknya akan memprioritaskan pembahasan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Hal itu dilakukan, mengingat tenggat waktu pembahasan APBD 2025 berakhir pada bulan November 2024 mendatang. “Bulan November itu deadline terakhir untuk pembahasan dan penetapan APBD 2025,” ujar Ahmad Halim pada Rabu (9/10/2024).
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan menerangkan, selain APBD 2025, pihaknya juga mengupayakan untuk melakukan pembahasan terkait perubahan APBD.
“Kita perjuangkan sebisa mungkin kalau perubahan APBD ini bisa kita bahas lagi ya akan kita upayakan untuk membahas perubahan APBD, kalau memang tidak bisa ya APBD 2025 yang harus kita prioritaskan,” ujar politisi dari Partai NasDem itu.
Meski pada Sidang Paripurna Pembentukan AKD DPRD Jember, menuai usulan terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) dari dua fraksi, Dedy Dwi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya akan memprioritaskan APBD 2025.
“Pansus memang sudah ada usulan dari dua fraksi berbeda, syarat itu sudah cukup, di Tatib (Tata Tertib) kita syarat itu sudah cukup, cuman hal yang paling prioritas ini adalah anggaran yang melekat di kabupaten,” tegasnya.
Setidaknya,pembahasan perubahan APBD telah melewati tenggat waktu, yakni 30 September 2024 lalu. Kendati demikian, Dedy Dwi Setiawan menjelaskan, hal itu bisa saja dilakukan apabila mendapat diskresi dari Kementerian Dalam Negeri.
“Ini bukan hanya terjadi di Jember, bahkan banyak kabupaten kota yang terjadi seperti ini, apabila ada diskresi ya harus kita bahas,” pungkas Dedy Dwi Setiawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








