• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anak di Malang.

Tangkapan layar anak yang diduga diekploitasi orang tuanya disuruh untuk berjualan roti.(Foto: tangkapan layar IG)

Diduga Dieksploitasi, Pengakuan Anak di Malang Viral Dipaksa Kerja Jual Roti dan Alami Kekerasan Fisik

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Video viral di media sosial yang menyebutkan pengakuan seorang anak yang diduga dipaksa bekerja menjual roti di kawasan Araya, Kota Malang. Dugaan anak di Malang itu mengalami eksploitasi karena juga kerap mendapatkan kekerasan fisik hingga dipaksa bekerja.

Pada video yang dilihat Tugujatim.id awalnya anak di Malang tersebut ditanyai oleh seorang perempuan yang merekam video yang merupakan seorang kasir sebuah minimarket ternama. Video tersebut ternyata terjadi di minimarket Jalan Panji Suroso, Kota Malang.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Video itu direkam pada Senin (03/07/2023) seperti yang dinarasikan dalam video tersebut. Pada percakapan itu, anak yang ada dalam video tersebut mengaku dipaksa menjual roti oleh ibunya.

Jika roti tersebut tidak habis terjual, maka dia bakal menerima kekerasan dari ibunya dengan sebuah pukulan. Diketahui sang anak dalam video tersebut tinggal di kawasan Sukun, Kota Malang.

“Gepuk (dipukuli) ibue gendut (rumahnya Sukun) Gang 2,” jawab sang anak dalam video tersebut.

Masih kata perekam dalam video itu, dia bertanya kembali ke sang anak mengapa tidak pulang setelah dagangannya habis dibeli oleh perekam video. Ternyata, anak itu kembali lagi dengan membawa dagangan dan mengaku setelah dagangan habis maka akan pulang.

“Tadi disuruh balik lagi berarti, wes sana balik lagi gitu,” tanya perempuan perekam video itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kabid KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengaku telah menerima informasi yang tersebar di media sosial. Hingga kini, pihaknya masih mendalami dugaan eksploitasi anak yang terjadi dalam video viral yang telah tersebar di beberapa media sosial itu.

Namun, Rahmat memastikan bahwa ada petunjuk dari tiga pengamen badut yang sudah berhasil diamankan Satpol PP Kota Malang pada Selasa malam (04/07/2023).

“Satpol PP mengamankan pengemis dengan pakaian badut dengan membawa dua anak kecil di Jalan Tlogomas. (Untuk video viral) sedang dilakukan pencarian dan mereka (pengamen badut) kenal dengan anak yang viral tersebut,” kata Rahmat saat dikonfirmasi pada Rabu (05/07/2023).

Rahmat mengatakan, dari keterangan tiga pengemis yang diamankan Satpol PP Kota Malang, anak yang viral di media sosial tersebut merupakan warga Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

“Anak itu warga Tanjungrejo juga, tapi beda RT,” tegasnya.

Saat ini pihak satpol PP tengah berkoordinasi dengan dinas sosial, camat Sukun, dan lurah Tanjungrejo untuk tindak lanjutnya.

Sementara untuk ketiga pengamen badut yang sudah ditangkap, saat ini sudah diserahkan Satpol PP Kota Malang ke dinas sosial untuk dibina.

“Pengamen badut sudah ditangani dinsos. Kami sudah serahkan ke dinsos,” ujar Rahmat.

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anak Kota Malang viralAnak penjual roti di Kota MalangBerita Kota Malang hari iniDugaan eksploitasi anak MalangEksploitasi anak di Kota MalangKasus eksploitasi anakKota Malang hari iniPengakuan anak di Kota Malang viral
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Ayah tiri.

Bejat! Ayah Tiri di Gempol Pasuruan Diduga Tega Cabuli Anak Gadisnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID