Tugujatim.id – Eka Dian bersama dua rekannya, Nindy Febriyanti dan Amanda Narda Mutia menjadi penyumbang medali emas pertama PON XXI Aceh-Sumut 2024 dari Atlet Tuban untuk Kontingen Jawa Timur. Emas diraih dari nomor speed WR relay pada cabang olahraga Panjat Tebing.
Mereka sukses di Venue Panjat Tebing di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Minggu (8/9/2014). Eka Dian dan Tim Panjat Tebing Jawa Timur tampil secara maksimal. Kecepatan dan ketepatan di nomor speed WR relay berhasil membawa pulang medali emas dan menjadi kebanggaan tak hanya bagi kontingen Jawa Timur, namun juga Kabupaten Tuban.
Sekretaris KONI Tuban, Zaenal Maftuhien, dengan penuh kebanggaan mengucapkan syukur atas pencapaian yang diraih oleh atlet panjat tebing, Eka Dian Krismawati, yang berhasil menyabet medali emas di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan mengucapkan selamat atas prestasi gemilang ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada ananda Eka Dian Krismawati, pelatih, serta Pengkab FPTI Tuban. Keberhasilan ini tentu saja merupakan buah dari pembinaan yang konsisten di tingkat kabupaten,” ungkap Zaenal.

Ia berharap agar Eka Dian terus dipertimbangkan untuk menjadi bagian dari Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Tuban, tetapi juga menjadi motivasi bagi atlet dan pelatih dari cabang olahraga lainnya untuk terus mengasah kemampuan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa jika sistem pembinaan berjalan baik dan didukung oleh kepedulian serta komitmen yang kuat, maka hasil yang maksimal pasti bisa dicapai,” tambahnya.
Zaenal juga menekankan pentingnya dukungan dari para pemangku kepentingan dalam pembinaan dan pengembangan olahraga di Tuban. Dukungan konkrit terhadap pendidikan dan kesejahteraan atlet juga sangat penting, karena akan membantu lebih fokus dalam latihan, sehingga target prestasi bisa tercapai.
“Kami berharap agar stakeholder yang terkait bisa lebih sering turun ke lapangan, mendengar langsung masalah yang dihadapi para atlet dan pelatih,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen olahraga di Kabupaten Tuban untuk serius dan berkomitmen dalam membangun sinergi demi kemajuan olahraga.
“Membina dan mengembangkan olahraga bukanlah tugas yang bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerjasama dan sinergi dari semua pihak untuk mencapai hasil yang optimal,” pungkas Zaenal.
Prestasi Eka Dian hanyalah awal dari potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Tuban di PON 2024 ini. Ada 17 atlet asal Tuban yang berpartisipasi di berbagai cabang olahraga.
Mereka di antaranya adalah Nabila dan Teuku Tegar dari cabang atletik, Candra Marimar, Mutoharoh, dan Puji Prasetyo dari cabang gulat, serta Rudi Susanto dari cabang biliar.
Tak ketinggalan, Tuban juga mengirimkan tim sepak takraw putra dan putri yang diwakili oleh Angga dan Salsa, serta Yusita Ika Putri dari cabang angkat berat, Suliswanto dari cabang judo, dan satu tim barongsai yang dipimpin oleh Arya Okta Saputra.
Hingga saat ini, Jawa Timur sukses memimpin klasemen sementara dengan perolehan medali yakni 14 emas, 9 perak dan 11 perunggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








