SURABAYA, Tugujatim.id – Acara Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR) diwarnai kericuhan saat konser Denny Caknan pada Minggu malam (05/07/2026). Akibatnya, ada 21 korban dan 12 orang di antaranya dilaporkan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soewandhie.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan dari 12 korban yang menjalani perawatan di RSUD Dr Soewandhi 10 di antaranya sudah dipulangkan sedangkan 2 sisanya masih dirawat dan direncanakan akan menjalani operasi karena mengalami patah tulang.
Baca Juga: 21 Penonton Konser Denny Caknan di Surabaya Jadi Korban Kericuhan, 12 Dirawat di RS
“Jadi 10 korban itu semuanya sudah pulang tinggal 2 orang saja yang masih dirawat karena akan dioperasi,” kata Eri, Senin (06/07/2026).
Eri menambahkan, pihaknya akan mengevaluasi terkait kericuhan yang terjadi di Acara Soft Launching Creative Hub SUBEC di kawasan eks Hi-Tech Mall tersebut. Menurut dia, kericuhan terjadi karena membeludaknya jumlah penonton konser Denny Caknan, kemungkinan dikarenakan banyak penonton dari luar daerah.
“Evaluasi tetap akan kami lakukan. Sebenarnya kegiatan itu untuk anak-anak muda. Nanti kami lihat juga apakah memang banyak pengunjung dari luar Surabaya,” tambahnya.
2 Korban Patah Tulang dan Harus Dioperasi
Sementara itu pada kesempatan berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr Billy Daniel menuturkan rata-rata korban yang dibawa ke RSUD Dr Soewandhi dikarenakan mengalami trauma karena terinjak akibat kerumunan dan desak-desakan.
“Banyak yang terinjak perutnya, dadanya, tapi ada juga yang sesak. Kami sudah melakukan perawatan termasuk pemeriksaan USG, kalau tidak ada masalah maka diperbolehkan pulang,” jelasnya.
Sedangkan terkait 2 korban yang harus menjalani perawatan intensif terdiri dari petugas keamanan babinsa dan petugas pemadam kebakaran (damkar). Kedua korban harus dirawat intensif karena mengalami cedera patah tulang yang cukup parah.

“Kalau yang babinsa patah tulangnya di bagian paha atas, sedangkan damkar ada patah di leher. Jadi makanya untuk damkar ini kami akan lakukan MRI dulu untuk melihat bagian mana saja yang patah,” pungkasnya.
Sebagai informasi kericuhan yang terjadi di acara Acara Soft Launching Creative Hub SUBEC bermula saat pintu pagar area konser Denny Caknan ditutup oleh panitia sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, jumlah penonton yang membeludak dan menumpuk di area luar berusaha masuk dengan menjebol pagar.
Baca Juga: Jadwal Konser Surabaya Paling Banyak Ditunggu Anak Muda, Khusus Bulan Juni!
Akibatnya situasi semakin tidak terkendali ketika penonton di barisan depan saling dorong hingga pagar pembatas ambruk. Karena desak-desakan yang terjadi antara penonton, 12 orang harus dilarikan ke RSUD Dr Soewandhi untuk menjalani perawatan.
Sejumlah petugas keamanan dan kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi. Mereka mengevakuasi pagar pembatas yang roboh dan mengatur arus penonton agar situasi kembali kondusif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Husni Habib
Editor: Dwi Lindawati







