Film “Devil on Top”, Kebencian pada Bos Berujung Jatuh Cinta

  • Bagikan
Devil on Top" yang rilis di Disney Hotstar pada 25 Juni 2021. (Foto: IMDB/Tugu Jatim)
Devil on Top" yang rilis di Disney Hotstar pada 25 Juni 2021. (Foto: IMDB)

MALANG, Tugujatim.id – FilmDevil on Top” rilis di Disney Hotstar pada 25 Juni 2021. Film romantis komedi ini merupakan besutan sutradara Anggy Umbara. Cerita dalam film ini adalah tentang empat karyawan di perusahaan digital marketing yang mencoba membuat bosnya dipecat.

Bos yang bernama Sarah (Cinta Laura) ini tidak disukai karyawan karena sifatnya yang galak dan perfeksionis. Untuk membuat Sarah dipecat, 4 karyawan membuat taruhan. Mereka bertaruh barang siapa yang dapat membuat Sarah dipecat, dia akan memenangkan taruhan tersebut. Keempat karyawan tersebut adalah Angga (Angga Yunanda), Richard (Kenny Agustin), Boni (Lolox), dan Rudi (Joshua Suherman).

Namun, terjadi permasalahan dalam proses untuk membuat Sarah dipecat. Angga yang telah diangkat sebagai creative director semakin lama semakin dekat dengan Sarah. Kedekatan mereka berakhir saling jatuh cinta. Angga yang akhirnya jatuh cinta kepada Sarah ini memicu permasalahan di antara 3 karyawan lain yang bertaruh untuk membuat Sarah dipecat.

Angga pun dituduh tidak setia kawan oleh teman-temannya. Namun, Angga tidak terima karena semakin mengenal Sarah, dia tahu bahwa Sarah bukanlah seperti yang disangkakan teman-temannya.

Sebagai film romantis komedi, nuansa romantis dalam film ini dapat dibilang cukup bagus. Akting Angga Yuanda dan Cinta Laura yang terlihat pas dan seimbang membuat adegan romantis terlihat natural serta tak berlebihan. Selain itu, nuansa kesedihan juga dapat ditemukan dalam film ini.

Kisah di balik hidup Sarah yang ternyata banyak hal pahit dan getir berhasil mengiris batin. Kemudian sisi komedi dalam film ini juga sangat bagus. Bagi penulis, bagian terbaik dari film ini secara keseluruhan adalah sisi komedinya. Sisi komedi di film ini berhasil mengundang gelak tawa penonton. Dialog-dialog sederhana dengan pemilihan diksi yang tepat adalah unsur terkuat dalam menciptakan komedi di film ini.

Kemudian pemilihan Lolox yang berlatar belakang komika sebagai pemeran Boni merupakan pemilihan tepat dalam menunjang komedi dalam film ini. Keberhasilan dari sisi komedi ini tak lepas dari pengalaman sang sutradara Anggy Umbara yang sebelumnya telah menyutradarai film-film komedi seperti Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 (2016), Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 2 (2017), dan Sabar Ini Ujian (2020).

Di tengah masa PPKM, film “Devil on Top” cocok sebagai tontonan ringan yang memiliki nuansa romantis, sedih, dan komedi secara bersamaan. Siapa nih yang belum nonton? Buruan!

  • Bagikan