• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Persahabatan antara Oeroeg dan Johan pada zaman penjajahan/tugu jatim

Persahabatan antara Oeroeg dan Johan pada zaman penjajahan. (Foto: IMDb)

Film Oeroeg, Kisah Persahabatan Kolonial dan Pribumi

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Entertainment
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Film yang bertema penjajahan biasanya menyuguhkan cerita-cerita tentang kejahatan, kekerasan, dsb. Sering juga menyorot pertikaian atau perkelahian antar penjajah dan yang dijajah.

Namun berbeda dengan film ‘Oeroeg’ yang diproduksi pada tahun 1993. Film ini menceritakan tentang persahabatan antara anak Belanda dan anak Indonesia pada saat zaman kolonial Belanda. Disajikan dengan bahasa Belanda menambah pekatnya suasana zaman kolonial.

You might also like

Indonesian Idol

Result & Reunion Show Indonesian Idol XIV Jadi Penentuan Celyna Grace dan Niki Becker

25/05/2026 3:34 PM
Grand Final Indonesian Idol XIV

Celyna Grace Tantang Niki Becker di Grand Final Indonesian Idol XIV, Siapa Jadi Juara?

18/05/2026 11:40 AM

Film yang disutradarai Hans Hylkema ini diadaptasi dari novel terkenal dengan judul yang sama. Karya Hella. S. Haasse yang terbit pada tahun 1948.

Di awali dengan cerita berlatar belakang alam, mula-mula penonton diajak melihat kehidupan anak seorang tentara Belanda bernama Johan Ten Berghe. Dia lahir dan besar di Hindia Belanda, hidup di tengah keluarga yang kaya.

Johan memiliki sahabat anak bumiputera bernama Oeroeg. Ayah Oeroeg merupakan babu ayahnya John. Namun demikian, keduanya tetap bersahabat dengan akrab.

Persahabatan manis yang sudah mereka jalin sejak kecil ternyata harus kandas. Oeroeg harus tegas membela negaranya. Apalagi setelah diketahui penyebab dia menjadi yatim akibat perbuatan ayah Johan. Penjajah itu mengorbankan ayah Oeroeg untuk menolong Johan yang tenggelam saat kecil dahulu.

Johan yang saat itu harus melanjutkan kuliah di Belanda, berusaha bertemu dengan sahabat kecilnya tersebut. Tetapi dengan tegas Oeroeg menolak Johan dan menyuruhnya segera pergi ke negaranya.

Salah satu bagian menarik dari film ini ada pada saat pertemuan tersebut. Oeroeg secara terang-terangan ingin menunjukkan perlawanannya terhadap Johan dengan menyanyikan lagu ‘Wilhelmus Van Nassouwe’ yang diubah beberapa kata dari lirik lagunya.

Terjadi pertengkaran yang cukup sengit pada adegan tersebut. Oeroegmengungkapkan kekesalannya akibat ketidakadilan yang diberikan Belanda kepada penduduk pribumi.

Walaupun mereka dibesarkan bersama dengan pendidikan dan fasilitas yang sama tetapi diskriminasi kepada penduduk pribumi tetap dirasakan.

Bingung dan sedih, Johan menganggap bahwa sahabatnya tersebut telah berubah sikap. Puncak dari pertengkaran  terjadi ketika percakapan terkait kematian ayah Oeroeg.

“Jouw vader had ook moeten zijn en niet mijn vader, jij hebt mijn vader van moord!,” kata Oeroeg. (Ayahmu yang seharusnya mati, bukan ayahku. Kau membunuh ayahku!)

“Meer van even mijn leven gered zonder Dempo was ik verbroken,” balas Johan. (Tapi dia menyelamatkan hidupku. Tanpa Dempo aku akan tenggelam)

Pada percakapan ini ternyata Johan merasa ayah Oeroeg sangat berjasa kepadanya. Tetapi Oeroeg marah dan mengatakan mengapa tidak ayah Johan saja yang menyelematkan anaknya sendiri. Tetapi Johan menyangkal dengan mengatakan

“Papa kan niet zwemmen.” (Papa tidak bisa berenang)

Oeroeg semakin marah karena dia tahu itu hanyalah kebohongan yang diceritakan ayah Johan kepada anaknya. Dia mengusir Johan dan berkata untuk tidak kembali lagi.

Di akhir cerita mereka berdua sempat bertemu, tetapi tidak untuk waktu yang lama. Johan berusaha memanggil Oeroeg yang terlihat dingin pada saat itu. Namun Oereog meyakinkan kepada Johan bahwa mereka tidak hanya sebatas sahabat, tetapi akan tetap menjadi saudara sampai kapanpun.

“Tawalatu Tawalata, jauh dekat tetap saudara”

Sarat akan nilai-nilai, film ini sangat direkomendasikan untuk Anda. Apalagi sebentar lagi merupakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76. Selain untuk menemani waktu libur di rumah, juga menambah pengetahuan kita tentang kejadian di masa kolonial.

Tags: FilmFilm PersahabatanOeroegPenjajahanPribumi
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Indonesian Idol

Result & Reunion Show Indonesian Idol XIV Jadi Penentuan Celyna Grace dan Niki Becker

by Mochamad Abdurrochim
25/05/2026 3:34 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Ajang pencarian bakat Indonesian Idol Season XIV akhirnya memasuki malam paling dinantikan. Setelah melalui perjalanan panjang penuh...

Grand Final Indonesian Idol XIV

Celyna Grace Tantang Niki Becker di Grand Final Indonesian Idol XIV, Siapa Jadi Juara?

by Mochamad Abdurrochim
18/05/2026 11:40 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Babak penentuan Grand Final Indonesian Idol XIV akhirnya tiba. Dua peserta tersisa, Celyna Grace dan Niki Becker,...

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Diserbu Penonton, Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Putar Lebih Awal di 40 Kota

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 12:16 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan diserbu penonton saat program persembahan awal atau “Nonton Duluan”...

CHNCE.

Boygroup CHNCE Beri Warna Baru Pop Indonesia lewat “Lama Lama Gila”, Ini Dia 4 Musisi Muda Eks UN1TY 

by Dwi Linda
06/05/2026 1:28 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Boygroup CHNCE siap meramaikan industri musik Indonesia melalui perilisan mini album bertajuk “Lama Lama Gila” yang akan...

Next Post
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky saat menalikan kendit kepada anggota Paskibraka, yaitu Ananda Fitra dari SMAN 2 Tuban dan Mellyna Dwi Anggraini S. dari SMAN 4 Tuban sebagai simbol telah dikukuhkan, Senin (16/08/2021), di Pendapa Kridho Manunggal Tuban. (Foto: Diskominfo Tuban/Tugu Jatim)

Bikin Bangga, Bupati Lindra Kukuhkan 74 Paskibraka Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID