TUBAN, Tugujatim.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tuban turun ke masyarakat melalui program Pasar Murah yang digelar pascapemilu. Kegiatan ini sebagai bentuk konsistensi menyapa warga, tanpa embel-embel kampanye.
Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jawa Timur, Fauzan Fuadi menegaskan, kegiatan ini murni gerakan sosial. Pasar Murah yang digelar PKB. Bukan bagian dari agenda politik elektoral melainkan ikhtiar membantu masyarakat di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.
“Ini bukan tim kampanye, bukan pula agenda pemilihan. Alhamdulillah, PKB menjadi satu-satunya partai yang tetap menyapa masyarakat secara konsisten meski pemilihan sudah selesai. Semoga membawa keberkahan,” ujar Fauzan di sela kegiatan, Minggu (21/12/2025).
Anggota dewan dari Dapil Bojonegoro-Tuban menyampaikan, program Pasar Murah ini tidak berhenti di satu lokasi saja. PKB menargetkan kegiatan serupa berbasis desa agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata. Tidak hanya di Tuban, program ini juga dirancang menjangkau hampir seluruh wilayah Jawa Timur.
BACA JUGA: Inilah Struktur Pengurus DPD PDIP Jawa Timur Masa Bakti 2025–2030
Di Tuban sendiri, Pasar Murah digelar di dua titik dalam satu hari. Setiap titik menyiapkan sekitar 500 paket sembako. Salah satu titik pasar murah digelar di Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Tuban.
Antusiasme warga pun terlihat sejak pagi, dengan antrean yang tertib untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok berharga terjangkau. Setiap paket sembako berisi minyak goreng kemasan satu liter, gula pasir satu kilogram, beras kemasan tiga kilogram, serta tiga bungkus mi instan.
Paket tersebut bisa ditebus masyarakat hanya dengan Rp50 ribu. Padahal, jika dihitung berdasarkan harga pasaran, nilai paket sembako itu mencapai sekitar Rp95 ribu.
Fauzan menjelaskan, selisih harga tersebut menjadi bentuk subsidi langsung kepada masyarakat. Dengan kondisi harga bahan pokok yang cenderung naik menjelang akhir tahun, Pasar Murah diharapkan bisa sedikit meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
BACA JUGA: PKB Tuban Galang Donasi untuk Korban Musala Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Secara keseluruhan, PKB menyiapkan hampir 300 ribu paket sembako untuk kegiatan Pasar Murah yang digelar di ratusan titik di Jawa Timur. Jumlah itu menunjukkan skala kegiatan yang cukup besar dan dilakukan secara serentak di berbagai daerah.
“Tujuan utamanya jelas, membantu masyarakat. Apalagi di akhir tahun, harga bapoktan mengalami kenaikan cukup signifikan. Kami ingin hadir memberikan solusi, meski sederhana,” imbuhnya.
Melalui Pasar Murah ini, PKB berharap kehadirannya tidak hanya terasa saat momentum politik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan menyasar kebutuhan paling mendasar, program ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung dan dirasakan oleh warga di tingkat bawah.
Sejumlah warga mengaku senang dengan adanya Pasar Murah tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang belakangan naik. Bagi warga, selisih harga yang cukup jauh terasa meringankan pengeluaran harian.
BACA JUGA: PKB Tuban Siapkan Kader Muda Jadi Motor Perubahan Lewat Pelatihan Panji Bangsa
“Seneng sekali, Mas. Harga di pasar sekarang mahal, tapi di sini bisa dapat sembako lengkap dengan harga murah. Lumayan banget buat kebutuhan rumah,” ujar Mutiah, salah satu warga yang ikut menebus paket sembako.
Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan, Pasar Murah membuat warga kecil merasa diperhatikan, apalagi kegiatan tersebut digelar setelah pemilihan usai dan bukan dalam suasana kampanye.
“Jarang ada kegiatan seperti ini setelah pemilu. Biasanya habis coblosan sudah tidak ada apa-apa. Ini sangat membantu dan semoga bisa sering diadakan,” tuturnya sambil membawa paket sembako hasil tebusan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








