LEICESTER, Tugujatim.id – Leicester bertanding melawan Tottenham di Stadion King Power, Senin malam (19/08/2024). Dalam laga itu, penyerang veteran Leicester Jamie Vardy dianggap sebagai pahlawan setelah berhasil menyamakan kedudukan lewat gol tunggalnya ke gawang Spurs di menit ke-57.
Selama pertandingan, tuan rumah lebih banyak tertekan. Hal ini dikarenakan Tottenham sendiri termasuk salah satu tim tangguh di Liga Premiere Inggris.
Spurs menguasai 70% jalannya pertandingan. Statistik mengatakan Spurs melakukan umpan dua kali lebih banyak dibandingkan tuan rumah serta jumlah tendangan mencapai tujuh banding nol.
Baca Juga: Selayang Pandang Arca Bima yang Baru Ditetapkan Jadi Benda Cagar Budaya Pemkab Mojokerto
Terbukti di menit ke-29, Pedro Porro berhasil membawa Spurs unggul lewat sundulannya. Bek tersebut berputar cepat untuk menerima umpan silang yang diberikan James Maddison agar dikonversikan menjadi gol.
Melansir dari The Guardian, Maddison merupakan mantan pemain Leicester di musim sebelumnya. Dia belum pernah tampil sejak keluar dari mantan klubnya tersebut. Baru di pertandingan kali ini dimainkan, dia berhasil memberikan umpan silang yang menawan kepada Pedro Porro dan membawa keunggulan sementara bagi tim tamu.
Keunggulan Spurs bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Spurs masih mendominasi jalannya pertandingan. Seakan mereka bermain di kandang sendiri. Sorak sorai penonton Leicester seakan menuntut untuk cepat mengembalikan keadaan. Baru setelah dua belas menit berjalan, Leicester berhasil menyamakan kedudukan.
Musim terbaik bagi Leicester adalah pada tahun 2015-2016. Di mana mereka secara mengejutkan menjadi juara Premiere Inggris. Tim yang tidak banyak dihuni pemain berkelas akan tetapi mampu bersaing di papan atas.
Baca Juga: Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Sebabkan Kapal Tugboat Terdampar di Pantai Sumur Pawon Tuban
Setelah kejadian itu, pada musim berikutnya, mereka mengalami penurunan performa sampai saat ini, mereka terancam terdegradasi.
Melansir dari The Guardian, banyak komentar tentang performa Jamie Vardy yang menurut mereka mengejutkan. Dikatakan bahwa Vardy sendiri seorang pemain yang usianya sudah tidak muda dan pada hari sebelum pertandingan dia kurang fit.
Tapi, dia menunjukkan performa yang mengesankan serta menepis semua keraguan. Dia mampu berlari ke sana kemari mengejar bola sampai 70 menit lamanya. Dan itu memberikan kesan mendalam bagi publik Leicester.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Irfan/Magang
Editor: Dwi Lindawati








