• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gus dur tugu jatim

Ki Ngatawi Al-Zastrow menjadi pemateri daring (layar kiri) di Haul ke-13 Gus Dur. Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim

Gus Dur Ibarat Tukang Jahit Merajut Keberagaman

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – “Gus Dur itu seperti seorang tukang jahit yang merajut berbagai macam keberagaman, berbagai macam perbedaan,” kata eks juru bicara Gus Dur, Ngatawi Al-Zastrow, di Haul ke-13 Gus Dur, pada Kamis (12/1/2023).

Selayaknya tukang jahit, kata dia, pemikiran Gus Dur merajut sekaligus mengaitkan serpihan kain perca yang berserakan, meski terkadang kembali dirusak oleh orang lain. “Gus Dur itu ya tukang jahit, yang dijahit adalah bangsa, yang dijahit adalah masyarakat dan berbagai macam perbedaan,” sambung Ki Zastrow, sapaan akrabnya.

You might also like

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM
Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

17/07/2026 2:45 PM

Budayawan di kalangan nahdliyin ini juga mengimajinasikan Gus Dur sebagai oase, menjadi titik temu berbagai macam sumber mata air jernih. “Mata air jernih Islam, Kristen, Konghucu, tradisi, peradaban barat, dan sebagainya. Itu sumber mata air yang kemudian menyatu dalam oase Gus Dur,” terang dia.

gus dur tugu jatim
Suasana Haul Gus Dur 2022, di Universitas Ma Chung, pada Kamis (12/1/2023). Foto: Rubianto/Tugu Jatim

Di dalamnya, setiap orang bisa mengambil air dan menggunakannya untuk sekedar membasuh muka ataupun bersuci. Bahkan air itu turut dialirkan dalam kehidupan melalui gorong-gorong kebudayaan sehingga menimbulkan kehidupan baru.

“Menurut saya secara paradigma, Gus Dur tidak memilah antara ilmu dan laku, terutama ilmu humaniora, ilmu yang dipahami Gus Dur dipahami sebagai ilmu laku. Ini beda dengan ilmu sains. Ketika belajar agama, itu ilmu laku, Gus Dur mengambil sumber mata air (dari) itu,” imbuhnya.

Dari situ, Ki Zastrow lantas banyak belajar. Baginya, Gus Dur adalah sosok yang berwawasan luas dan memiliki kesabaran tinggi. Melayani umat dengan penuh kesabaran dan konsisten dalam memperjuangkan pluralisme.

bapak tionghoa indonesia tugu jatim
Suasana Haul Gus Dur 2022, di Universitas Ma Chung, pada Kamis (12/1/2023). Foto: Rubianto/Tugu Jatim

“Kenapa Gus Dur mendapat atensi banyak orang. Ini dampak ilmu laku. Seorang penjahit yang bisa mengintegrasikan ilmu laku dan dikontekstualisasi ulang kemudian dimanifesfasikan sebagai ilmu yang tidak bisa dipisahkan,” ucapnya.

Peringatan 13 tahun meninggalnya sosok KH Abdurrachman Wahid itu bertempat di Gedung Balai Pertiwi Universitas Ma Chung. Diselenggarakan Tugu Media Group bersama Universitas Ma Chung dengan tema “13 Tahun Gus Dur Pulang, Bukan Pergi”.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Jatim, Akhmad Jazuli; Wali Kota Malang diwakili Kadiskominfo Kota Malang, M Nur Widianto; jajaran forkopimda, jaringan Gusdurian, hingga mahasiswa.

gus dur tugu jatim
Jajaran Forkopimda hingga Rektor Ma Chung hadiri Haul ke-13 Gus Dur. Foto: Rubianto/Tugu Jatim

Haul Gus Dur dikemas sederhana namun bermakna. Selain diisi dialog dan diskusi, penampilan stand up comedy, juga ada penampilan bakat mahasiswa hingga doa bersama.

Dalam dialog itu menghadirkan Rektor IAI Al Qolam,Dr Muhammad Adib MAg; Pastor Paroki, Rm Hendrikus Suwaji OCarm; serta budayawan dari kalangan Nahdliyin, Ngatawi Al-Zastrow sebagai narasumber.

Kegiatan ini juga turut didukung oleh Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Kopi Studio 24, Malang Studel, Grand Mercure Malang Mirama, Climate Change Frontier (CCF), Jatimpark Group, Countblok, dan sebagainya.

gus dur tugu jatim
Pegadaian Kanwil XII Surabaya menjadi salah satu pendukung acara Haul ke-13 Gus Dur. Foto: Rubianto/Tugu Jatim
Tags: Gus DurHaul Gus DurKota Malang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Warna Pakaian

Cara Memilih Warna Pakaian sesuai Warna Kulit agar Penampilan Lebih Menarik

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 5:30 PM
0

Tugujatim.id – Warna pakaian sering jadi penyebab munculnya pertanyaan, "Kok bajunya bagus di orang lain, tapi pas aku pakai malah...

Next Post
katolik tugu jatim

Umat Katolik Sebut Gus Dur Bapak Politik Pluralitas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID