• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menyapa salah satu penyandang disabilitas saat menghadiri Job Fair.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menyapa salah satu penyandang disabilitas saat menghadiri Job Fair. (Foto: Dokumen/Kominfo Jatim)

Hadir ke Job Fair, Gubernur Jatim Khofifah: Ada 941 Peluang Kerja Khusus untuk Disabilitas

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 12.560 lowongan pekerjaan ditawarkan dalam Job Fair yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka Hari Jadi yang ke 77. Digelar secara online dan offline, Job Fair ini sukses diminati oleh ribuan pencari kerja di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa Job Fair ini merupakan kali pertama digelar pasca pandemi Covid-19.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Untuk Job Fair secara offline digelar di Grand City Kota Surabaya selama dua hari pada tanggal 7-8 September 2022 dengan menyediakan 5.668 lowongan.

Sedangkan, Job Fair secara online, dilakukan mulai tanggal 6 – 11 September 2022 bekerjasama dengan pusat pasar kerja Kemenaker dengan menyediakan total 6.892 lowongan.

“Alhamdulillah Job Fair yang digelar secara Online dan Offline dengan total lowongan 12.560 ini disambut antusias oleh masyarakat pencari kerja,” tutur Gubernur Khofifah usai meninjau Job Fair di Grand City, Kamis (8/9/2022) siang.

Total dalam dua hari penyelenggaraan Job Fair offline di Grand City didatangi oleh 5.214 pencari kerja. Dengan rincian pengunjung di hari pertama total ada 2.279 orang, dan di hari kedua sebanyak 2.935 orang pencari kerja.

Bagaimana tidak, untuk Job Fair yang diselenggarakan offline di Grand City tersebut masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan perusahaan penyedia peluang kerja. Bahkan ada yang menyediakan wawancara dan penilaian pekerja secara langsung di tempat.

Total ada 50 perusahaan yang membuka booth di sana dengan menawarkan 302 jabatan dan 5.668 lowongan kerja. Baik untuk lowongan pekerjaan di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Jadi memang sengaja dalam Job Fair kali ini juga ada booth peluang kerja ke luar negeri. Seiring dengan banyaknya kasus tenaga kerja migran yang berangkat ilegal, kami ingin menyediakan sarana fasilitasi dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, mulai dari peluang kerjanya, sarana berkas adiministrasi, hingga pemberangkatannya. Dipastikan semua legal,” tegas Gubernur Khofifah.

Bahkan, Pemprov Jatim juga akan memberikan pendampingan bahasa serta skill bagi calon tenaga migran yang akan bekerja ke luar negeri. Agar menjamin keamanan bagi pekerja migran, dan memberikan jaminan pada pemberi pekerjaan bahwa mereka mendapatkan pekerja yang skillfull.

Di Job Fair kali ini, peluang kerja ke luar negeri disediakan untuk negara tujuan mulai Jepang, Taiwan, Korea Selatan dan juga Malaysia.

Tidak hanya itu, yang istimewa dalam Job Fair kali ini juga secara khusus memberikan tawaran peluang kerja bagi calon pekerja dari disabilitas. Dimana ada 5 perusahaan yang menyediakan 941 lowongan untuk penyandang disabilitas.

Dari 941 lowongan kerja untuk disabilitas tersebut rincinya ada 131 lowongan untuk penyandang disabilitas fisik dan sensorik sisanya dapat diisi oleh penyandang disabilitas yang lain.

“Kita sengaja ingin memberikan fasilitas juga bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan potensinya. Bahkan bukan hanya dipersilahkan untuk melamar pekerjaan yang ada, tapi dari Disnaker Provinsi Jawa Timur juga telah memiliki unit layanan pendampingan agar mereka memiliki skill yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dia tempati,” tegas Gubernur Khofifah.

Dengan harapan agar semakin banyak perusahaan yang memenuhi aturan untuk turut menerima pekerja dari kalangan disabilitas.

Dalam Job Fair yang dihelat di Grand City juga diselenggarakan Penyerahan penghargaan kepada 5 perusahaan yang sudah mempekerjakan penyandang disabilitas sesuai amanat UU 8 tahun 2016.

Juga ada Penyerahan santunan kecelakaan kerja dan pemberian agen PERISAI BPJS Ketenagakerjaan kepada penyandang disabilitas serta Promosi program Jatim Connection Remmitance dan Launcing Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan. (Adv)

Tags: Gubernur Jawa TimurJawa TimurJob FairKhofifah Indar ParwansaLowongan Kerja untuk Disabilitas
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Tangkapan layar saat tawaruan terjadi di tengah hiburan musik dangdut dalam rangka syukuran khitanan di Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Tuban.

Hajatan Sunatan di Tuban Berakhir Adu Jotos

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID