JEMBER, Tugujatim.id – Harga telur ayam negeri di Pasar Tanjung Jember mengalami penurunan sebesar Rp2.000 per kilogram. Harga telur di Jember ini sebelumnya sempat mengalami kenaikan akibat jumlah permintaan dan kebutuhan tidak seimbang.
Kholifah, pedagang telur yang telah berjualan selama lebih dari 15 tahun di Pasar Tanjung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, menjelaskan, harga telur ayam negeri saat ini berada di angka Rp28.000 per kilogram, turun dari harga tertinggi Rp30.000 per kilogram.
Baca Juga: IKM dan Penjual Gelisah Harga Telur di Tuban Tembus Rp30 Ribu per Kilogram
“Kalau telur kan memang naik turun ya. Kadang itu barangnya yang enggak ada. Kalau barangnya banyak itu baru turun, kalau barangnya kurang ya pasti naik,” ujar Kholifah saat ditemui Tugujatim.id pada Rabu (29/10/2025).
Menurut dia, kenaikan harga telur di Jember hingga Rp30.000 per kilogram terjadi bukan karena kelangkaan yang parah, melainkan karena kebutuhan pasar yang tinggi sementara stok barang terbatas. Dia menambahkan, harga standar yang ideal untuk telur ayam negeri berkisar Rp25.000 per kilogram atau di atas Rp20.000.
“Kalau standarnya yang normal itu bagusnya 25. Di atas 20. Kalau di bawah 20 kasihan kami kepada peternaknya,” jelasnya.
Perbedaan Harga Telur Ayam Kampung dan Puyuh
Berbeda dengan telur ayam negeri, harga telur ayam kampung justru mengalami kenaikan. Saat ini harga telur ayam kampung dijual Rp2.500 per butir, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp2.200-2.300 per butir. Kenaikan yang terjadi sekitar Rp100-200 per butir.
Sementara itu, harga telur puyuh cenderung stabil atau konstan. Harga telur puyuh bergerak di kisaran Rp30.000-32.000, dengan harga paling murah Rp30.000 per kilogram.
Kholifah mengakui bahwa saat terjadi kenaikan harga, jumlah pembeli mengalami penurunan. Namun setelah harga kembali turun, permintaan telur sudah kembali normal seperti biasanya. Fluktuasi harga telur memang menjadi fenomena yang biasa terjadi di pasar tradisional, sangat dan bergantung pada ketersediaan stok dan tingkat permintaan konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








