• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kristina Andriani memproduksi kue di balik jeruji besi.

Kristina Andriani memproduksi kue di balik jeruji besi di Lapas Kota Malang. (Foto: Lapas Kota Malang)

Hari Ibu di Balik Jeruji Besi, Napi Perempuan di Lapas Kota Malang Rindu sang Anak

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Hari Ibu (22/12/2021) adalah hari yang spesial bagi kaum ibu. Mereka biasanya merayakan hari ini dengan anaknya masing-masing. Namun tidak dengan narapidana perempuan di Lapas Kota Malang, seperti yang dialami Kristina Andriani (35). Narapidana narkotika ini harus melewati Hari Ibu dibalik jeruji besi.

Kristina telah melewati Hari Ibu selama enam tahun tanpa kehadiran anak dan keluarga tercinta di dekatnya. Dia mengaku sangat menyesal telah menggunakan barang haram, narkoba jenis sabu yang membuatnya divonis 10 tahun penjara.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Di balik jeruji besi, dia mengaku sangat merindukan anak semata wayangnya yang kini sudah beranjak dewasa. Keinginan untuk segera bertemu buah hati tentu menjadi doanya kepada Sang Pencipta.

“Saya punya satu anak yang saat ini sudah berusia 18 tahun. Saya sangat kangen bertemu dengannya. Sejak pandemi Covid-19 ini, saya tidak bisa bertemu langsung dengan anak saya,” ucapnya lirih.

Selama masa pandemi Covid-19, Lapas Kota Malang memang menerapkan kebijakan pembatasan kunjungan. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi adanya potensi paparan Covid-19 yang masuk ke Lapas.

Di momen Hari Ibu ini, dia mengaku ingin menemani anaknya hanya sekadar untuk mengantar atau menjemput di sekolah. Terlebih saat ini anaknya masih duduk di bangku SMA.

“Kadang-kadang anak saya bilang ke saya bahwa dia ingin seperti anak-anak lain. Bisa diantar dan dijemput pas pulang sekolah. Sedangkan saya sekarang masih di sini dan tidak bisa melakukan itu,” sesalnya.

Keinginan terbesarnya adalah bisa segera keluar dari jeruji besi dan memeluk anak semata wayangnya. Menurutnya, saat ini anaknya tinggal bersama orang tuanya. Sementara dia sudah berpisah dengan suaminya.

Demi mewujudkan mimpinya itu, dia bertekad akan berupaya menebus segala kesalahannya dengan menjadi napi yang baik.

Kini Kristina juga telah didapuk menjadi Kepala d’ PAS’ W Bakery yang merupakan unit usaha pemberdayaan yang ada di Lapas Kota Malang itu. Dia juga dipercaya untuk membawahi empat orang napi lain dalam unit usaha itu.

Unit usaha dengan produk kue mulai dari cake, brownies hingga tulban itu dia jalankan dengan segenap hati. Bahkan dalam sehari, rata rata pesanan kuenya bisa mencapai 200 paket kue baik pesanan dari dalam maupun luar Lapas.

“Omzet per bulan bisa mencapai Rp 30 juta lebih. Dari omzet itu, saya mendapat premi sebesar Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Sebagian saya kirim ke rumah, sebagian saya simpan untuk dipakai di sini,” tandasnya.

Tags: Hari IbuLapas Kota MalangNapi Perempuan
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Foto bersama Ketua PD Salimah Kabupaten Pacitan dengan Pengurus PC Salimah Punung dan Ibu-ibu peserta kajian, Rabu (22/12/2021)

Peringati Hari Ibu, Ketua PD Salimah Pacitan Ajak Kaum Ibu Waspada Software Berhala

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID