• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aktivis Surabaya.

Aksi teatrikal ilustrasi manusia yang terlilit sampah plastik oleh sejumlah aktivis lingkungan di depan Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (06/06/2023). (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Internasional, Aktivis Surabaya Gelar Teatrikal Manusia Terlilit Sampah Plastik

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional yang jatuh pada 6 Juni, sejumlah aktivis Surabaya yang tergabung dalam Ecologica Observation and Wetland Convervation (Ecoton) menggelar aksi teatrikal di depan Gedung Grahadi, Kota Surabaya, Selasa (06/06/2023).

“Aksi teatrikal Manusia Terlilit Sampah Plastik merupakan bentuk protes terhadap lemahnya peraturan dan penegakan hukum penggunaan plastik sekali pakai,” kata koordinator aksi Alaika Rahmatullah pada Selasa (06/06/2023).

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Melalui data Making Oceans Plastic Free (2017), setiap tahun setidaknya Indonesia telah menyumbang sampah. Sebanyak 182,7 miliar kantong plastik dan 1.278.900 ton menghasilkan sampah plastik.

“Kantong plastik sekali pakai, sedotan, styrofoam, popok sekali pakai, dan kemasan seperti sachet yang tidak dapat diolah lagi. Sachet itu sangat bahaya karena memiliki beberapa lapisan tapi sering ditemukan banyak di sungai,” tambah Alaika.

Sementara itu, melalui hasil monitoring dan evaluasi Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik dan Ecoton (2023) peraturan pembatasan plastik sekali pakai di Jawa Timur dari 38 kabupaten/kota, saat ini baru diterapkan di 8 kabupaten/kota atau hanya 21 persen saja.

Untuk itu melalui aksi aktivis Surabaya ini, Ecoton mengajukan beberapa tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait penghentian penggunaan plastik. Pertama, membuat Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pembatasan plastik sekali pakai. Kedua, memerintahkan bupati/wali kota di Jawa Timur untuk membuat peraturan pembatasan plastik sekali pakai melalui Perbup atau Perwali.

“Kami juga mendorong produsen untuk mencari solusi alternatif dengan cara meredesign kemasan dan penerapan proses distribusi melalui sistem refiil serta bertanggung jawab terhadap sampah plastik yang mencemari lingkungan.

Terakhir, aktivis Surabaya Ecoton ingin memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk berhenti menggunakan plastik sekali pakai sebagai upaya melepaskan lilitan plastik di tubuh manusia.

Menurut pria yang akrab disapa Alex tersebut, saat ini kondisi manusia seakan-akan seperti terlilit oleh plastik di ruang sempit sehingga gerak untuk bebas dari ancaman polusi sangatlah minim. Melalui kampanye ini, dia berharap masyarakat lebih bijak dalam penggunaan plastik dan mulai menerapkan pola hidup zero waste.

“Harapannya, kami dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mau mengurangi, menerapkan perilaku pola hidup zero waste dalam hidupnya sendiri. Kemudian mau menyebarluaskan kepada saudara-saudara untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai,” ujarnya.

Tags: Aktivis di SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniBerita sampah plastikEdukasi sampah plastikHari Lingkungan Hidup InternasionalHari Lingkungan Hidup Internasional 2023Kampanye sampah plastikKota Surabaya hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Jenazah korban miras.

Otopsi Jenazah Korban Miras Maut di Bangil, Polda Jatim Bawa Sampel Organ Uji Toksikologi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID