Hari Pertama PTM Terbatas, Disdik Bojonegoro Lakukan Monitoring Secara Langsung

Gigih Mazda

Pendidikan

Pihak Dinas Pendidikan Bojonegoro saat melakukan monitoring pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, Rabu (01/09/2021). (Foto: Mila Arinda / Tugu Jatim)
Pihak Dinas Pendidikan Bojonegoro saat melakukan monitoring pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, Rabu (01/09/2021). (Foto: Mila Arinda / Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Di hari pertama uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro melakukan kunjungan monitoring di beberapa sekolah yang ada di Bojonegoro, Rabu (01/09/2021).

Sekertaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Lasiran yang ditemui saat melakukan kunjungan di Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, menjelaskan bahwa sebelumnya sudah dilakukan pantauan petugas Disdik dari seluruh sekolah di Bojonegoro secara umum dan hampir seratus persen sudah siap untuk melakukan tatap muka.

Sementara untuk fakta pelaksanaan di lapangan, hari ini semua pejabat disdik ditugaskan untuk melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan PTM terbatas di seluruh sekolah-sekolah yang ada di Bojonegoro. Hal tersebut tidak lain karena pelaksanaan PTM terbatas masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga perlu adanya tindakan khusus dari sekolah berupa penerapan protokol kesehatan.

“Termasuk saya yang ditugaskan untuk monitoring dan evaluasi sekolah yang ada di wilayah Bojonegoro timur,” ujarnya.

Pihak Dinas Pendidikan Bojonegoro saat melakukan monitoring pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, Rabu (01/09/2021). (Foto: Mila Arinda / Tugu Jatim)
Pihak Dinas Pendidikan Bojonegoro saat melakukan monitoring pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, Rabu (01/09/2021). (Foto: Mila Arinda / Tugu Jatim)

Menurutnya setelah dilakukan pengamatan di SD (Sekolah Dasar) maupun TK (Taman Kanak-kanak) secara umum sudah memenuhi persyaratan PTM. Selain itu, Lasiran menambahkan, pantauannya SOP di Sekolah Model Terpadu sudah dilakukan dengan baik, namun masih perlu penambahan spanduk bertuliskan area wajib masker dan SOP penerapan protokol kesehatan.

“Tak jemu-jemu kita harus terus mengedukasi anak-anak untuk memakai masker,” jelasnya.

Sementara terkait kerumunan yang memungkinkan terjadi akibat pedagang kaki lima yang berjualan dekat sekolah, pihaknya juga terus melakukan edukasi dan menekankan bagi siswa untuk tidak makan di tempat, sehingga setelah membeli jajanan diharapkan langsung dibawa pulang. Selain itu, anak-anak juga di edukasi untuk membawa minuman sendiri.

“Kita juga tidak melarang berjualan, sulit sebetulnya kita itu melarang mereka mencari ekonomi. Tetapi yang harus dipastikan adalah ini tidak boleh makan ditempat, setelah beli langsung dibawa, sehingga tidak berdampak menimbulkan kerumunan,” ujar Lasiran.

Ditemui pada waktu yang sama, Kepala Sekolah Dasar Model Terpadu (SMT) Bojonegoro Tri Wahyu Utomo menjelaskan, pembelajaran tatap muka dilakukan dengan protokol kesehatan ketat, seperti, sterilisasi terhadap siapa saja yang memasuki kawasan, pengukuran suhu tubuh, wajib bermasker (penyediaan masker gratis bagi yang belum mengenakan), serta ada tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan setelah pulang sekolah. Selain itu, siswa yang masuk juga dibatasi sebanyak 50 persen dengan tiga kali pertemuan dalam satu minggu.

Bahkan, pemantauan juga diakukan saat siswa pulang, dengan mewajibkan siswa untuk laporan kepada wali kelas melalui group WhatsApp jika sudah sampai dirumah.

“Siswa juga kita wajibkan untuk share lokasi kepada wali kelas jika sudah sampai rumah, dengan begitu menghindari siswa tertular saat mampir beli makanan di luar,” katanya.

Popular Post

Mengusahakan Pertolongan Ilahi.

Kisah Hidup Pendiri Wardah Resmi Tayang di YouTube, Ini Sinopsis Film “Mengusahakan Pertolongan Ilahi”

Dwi Linda

SURABAYA, Tugujatim.id – Kisah hidup Nurhayati Subakat, sosok di balik kesuksesan PT Paragon Technology and Innovation, hadir dalam film bertajuk ...

Ansor Kota Malang.

PC GP Ansor Kota Malang Terima CSR Tugu Malang ID dan Times Indonesia, Tingkatkan Kader Melek Digital

Dwi Linda

MALANG, Tugujatim.id – Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Malang menerima bantuan dana corporate social responsibility (CSR) dari ...

Khofifah.

Khofifah-Emil Silaturahmi ke Rumah Jokowi usai Retreat di Magelang, Ini Isi Petuahnya!

Dwi Linda

SURABAYA, Tugujatim.id – Gubernur dan Wakil Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak usai mengikuti retreat di Magelang, Jawa Tengah, ...

Pelaku mutilasi wanita asal Blitar.

Update! Pelaku Mutilasi Wanita asal Blitar dalam Koper Merah: Mulai Menyesal, Kerap Menangis saat Ingat Anak

Dwi Linda

SURABAYA, Tugujatim.id – Rohmat Tri Hartanto alias Antok, 33, pelaku pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah, 29, seorang sales promotion girl ...

Mudik gratis 2025.

Tak Ada Mudik Gratis 2025, Dishub Kota Malang Fokus Bangun Lahan Parkir di Kayutangan Heritage

Dwi Linda

MALANG, Tugujatim.id – Kabar kurang menggembirakan datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Pihaknya memastikan tidak menyediakan mudik gratis 2025 ...

Tempuran Mojokerto.

Kurang dari Setahun, Tempuran Mojokerto Terendam Banjir Tiga Kali

Dwi Linda

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Wilayah Tempuran, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kembali terkena banjir luapan pada Jumat (28/02/2025). Banjir luapan di ...