MADRID, Tugujatim.id – Laga UCL di Santiago Bernabeu, Madrid, Selasa malam (22/10/2024), menyajikan deretan pertandingan yang cukup apik, salah satunya Real Madrid kontra Dortmund. Madrid kembali berhasil menunjukkan “tajinya” setelah memenangkan pertandingan melawan Dortmund dengan lima skor.
Tim yang bertabur bintang itu sedikit mengalami kesulitan di babak pertama pertandingan. Mereka terlebih dahulu tertinggal 0-2 pada turun minum babak pertama. Namun, di babak kedua Vini JR Cs berhasil menundukkan Dortmund dengan skor 5-2.
Jalannya Pertandingan

Peluang pertama Dortmund terjadi pada menit ke-30. S.Guirassy yang berada pada kotak penalti dikepung oleh tiga bek Madrid dan tidak dapat menendang ke gawang. Namun, pergerakan run in behind yang apik dari Donyell Mallen membuat sedikit celah, kemudian Guirassy mengirim bola kepadanya, eksekusi tendangan yang tenang dan keras membuat Courtois tidak dapat menangkis dan terjadilah gol pertama untuk Dortmund.

Empat menit berselang, Dortmund kembali mencetak gol yang berawal dari dribble D. Malen menyusuri sebelah kiri pertahanan Madrid. Kemudian dia memberi passing datar dengan cantik ke arah Jamie Gittens. Lalu Gittens yang berada di depan gawang Madrid terlepas dari penjagaan yang membuatnya dengan mudah melesatkan gol ke gawang Courtois.

Pada menit ke-38, Madrid hampir saja membuat gol. Rodrygo yang menggiring bola dengan cantik ke dalam kotak penalti Dortmund melakukan tendangan keras, bola berhasil dihalangi oleh bek lawan dan kembali memantul ke arahnya. Rodrygo menendang kembali bola tersebut. Sayangnya bola dari tendangan voli Rodrygo mengenai mistar gawang.

Skor 0-2 Bertahan hingga Turun Minum Babak Pertama
Awal babak kedua menit ke-52, Modric membuat sebuah peluang. Modric mengirim bola ke Mendy di sayap kiri. Dia kemudian memberikan umpan silang ke kotak penalti untuk mengoper bola kepada Mbappe. Namun, Schlotterbeck dengan mudah meng-intercept bola tersebut. Bola memantul ke arah Valverde, kemudian dia menendang ke gawang Dortmund. Kobel dengan mudah melakukan penyelamatan untuk Dortmund.
Dua menit kemudian, Vini mendapatkan peluang. Dia menggiring bola dari sayap kiri, lalu melakukan cut inside dan melakukan tendangan dengan kaki kanannya. Tendangan yang lemah membuat Kobe dapat melakukan penyelamatan.
Pada menit ke-60, Rudiger mengejar ketertinggalan Madrid. Mbappe yang mendapat bola pantulan menggiring ke arah kiri pertahanan lawan. Lantas pemain dari Prancis tersebut memberikan umpan lambung ke arah Rudiger.
Kurangnya pengawalan dari bek lawan serta postur tubuh yang tinggi dari Rudiger, membuat dengan mudah menyundul bola dengan cukup kencang. Kobe tidak dapat menangkis dan terjadilah gol pertama untuk Madrid.

Tidak butuh waktu lama, dua menit kemudian Madrid kembali mencetak gol penyeimbang. Modric dari tengah through pass ke arah Mbappe di dalam kotak penalti. Sesaat sebelum menendang, bek lawan men-tackle-nya sehingga bola memantul ke arah kiri.
Vini yang terlepas dari penjagaan dapat dengan mudah melesatkan gol ke gawang. Sesaat setelah selebrasi VAR melakukan pengecekan apakah Mbappe berada pada posisi offside. Kemudian VAR memutuskan bahwa Mbappe berada pada posisi onside dan gol sah untuk Real Madrid.

Pada menit ke-82, Dortmund mendapatkan sebuah peluang yang berasal dari pemain pengganti Dortmund, Maximilian Beier. Upaya dari Beier untuk menambahkan gol digagalkan oleh penyelamatan gemilang Courtois.
Satu menit kemudian, tepatnya menit ke-83, Vasquez menambahkan gol untuk Madrid. Vasquez yang berada di sayap kanan hendak melakukan one two pass dengan Mbappe. Namun, umpan pendek dari Vazquez ke Mbappe di-intercept oleh pemain lawan. Bola malah memantul ke depan yang memudahkan Vasquez mendapatkan peluang di sisi kiri kiper Dortmund.

Dengan sedikit dribble, Vaquez kemudian melesatkan tendangan dengan keras ke sisi atas kiper Dortmund. Kobe tidak dapat melakukan penyelamatan dan gol untuk Madrid memimpin skor sementara 3-2.

Hanya empat menit berselang, Vini JR kembali menambahkan gol untuk Madrid. Gol berawal dari Vini yang menggiring bola di sayap kiri. Dengan teknik andalannya, Vini melakukan cut inside dan melesatkan bola dengan keras tiang terjauh kiper lawan. Kobe tidak dapat menjangkau bola tersebut.
Pada pertambahan waktu babak kedua (90+4), Vini kembali memberikan peluang untuk Madrid. Lagi-lagi bermula dari Vini menggiring bola di sayap kiri. Vini kemudian melakukan gocekan dengan menipu bek lawan seolah-olah hendak melakukan cut inside. Kemudian dia melesatkan tendangan dengan kaki kirinya. Kobe tidak mampu menahan tendangan keras Vini tersebut. Pemain asal Brazil tersebut menutup pertandingan dengan hat-trick dan membuat Madrid unggul jauh dengan skor 5-2.


Kemenangan yang spektakuler ini membuat Real Madrid kembali memenangkan laga di UCL setelah laga sebelumnya mengalami kekalahan melawan Lille.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Reihan Ali Ramadhan Fajariansyah/ Magang
Editor: Dwi Lindawati








