• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Handoko Tjokro, Ketua MAKIN Kelenteng Boen Bio Surabaya sedang mempersiapkan peribadahan. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim) imlek pandemi covid-19

Handoko Tjokro, Ketua MAKIN Kelenteng Boen Bio Surabaya sedang mempersiapkan peribadahan. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Hiruk-Pikuk Perayaan Imlek di Masa Pandemi COVID-19

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dua hari lagi, Jumat (12/02/2021), merupakan perayaan Imlek pertama di masa pandemi COVID-19. Tentunya, perayaan Imlek yang digelar lusa mendatang punya konsep yang berbeda, mengingat kewajiban penerapan protokol kesehatan (prokes), 3M, dan lain-lain untuk memutus penyebaran COVID-19.

Seperti yang direncanakan oleh Klenteng Boen Bio. Lokasinya ada di Jalan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya yang berupaya mempersiapkan secantik mungkin perayaan Imlek pada Jumat (12/02/2021). Ada yang menyapu halaman klenteng, merapikan alat-alat ibadah dan menyiapkan sudut protokol kesehatan.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Ketua Majelis Agama Konghucu (MAKIN) Klenteng Boen Bio Surabaya, Handoko Tjokro menyampaikan perayaan Imlek di tahun ini dikemas amat sederhana. Lantaran adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, yang diterapkan di Kota Surabaya sampai 22 Februari 2021 mendatang.

“Karena pandemi masih belum reda serta PPKM masih berjalan, maka perayaan tahun baru ke 2572 sangat berbeda dengan tahun lalu. Dimana sebelumnya kami mengundang lintas agama,” terangnya pada pewarta di Klenteng Boen Bio Surabaya, Rabu (10/02/2021).

 Handoko Tjokro, Ketua MAKIN Kelenteng Boen Bio Surabaya sedang mempersiapkan peribadahan. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Handoko Tjokro, Ketua MAKIN Kelenteng Boen Bio Surabaya sedang mempersiapkan peribadahan. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Selain itu, Handoko menyampaikan bahwa kegiatan peribadahan tidak dijalankan dengan berjamaah. Namun hanya sekian orang yang mewakili dari pengurus Klenteng Boen Bio Surabaya, pastinya dengan jumlah yang terbatas. Sedang untuk barongsai tidak ada.

“Biasanya penampilan Barongsai pada saat menjelang imlek selalu bermain di dalam klenteng, dan berkeliling di sekitar. Namun, sementara kami tiadakan. Meskipun demikian tetap tidak mengurangi nilai ibadah dan perayaan itu sendiri,” lanjutnya.

Handoko juga menyebut bahwa tujuan utama dari Imlek bukan pada perayaan, namun rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Handoko berharap, perayaan Imlek tahun depan, 2022, bisa lebih baik dari tahun ini.

“Karena tujuan utamanya bukan terletak pada perayaan. Melainkan, rasa syukur kepada Maha Kuasa. Saya berharap tahun depan lebih baik daripada tahun kemarin,” imbuhnya.

Perayaan Imlek tauun 2021 merupakan simbol masuknya pada tahun shio Kerbau. Handoko melanjutkan sembari berdoa, agar pandemi COVID-19 cepat selesai dan cepat berlalu. Apalagi tenpo waktu, pemerintah sudah mengupayakan vaksinasi.

“Mudah mudahan membawa dampak positif serta meluas. Sektor seperti perekonomian dan lain lain bisa berjalan normal,” lanjutnya.

Pada saat percakapan akan berakhir, Handoko berpesan pada warga untuk tetap menerapkan 3M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kendati sedang merayakan Imlek, namun tetap harus menjaga kesehatan pula yang menjadi tanggung jawab bersama.

“Tanpa bersinergi seluruhnya. Pasti akan sulit melakukan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, red). Hindari berkerumun. Ini penting dalam menghentikan penambahan kasus,” pungkasnya. (Rangga Aji/gg)

Tags: covid-19ImlekKota SurabayapandemiSurabayaTahun BaruTahun Baru Imlek
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Prosesi pelantikan Aspeparindo Kabupaten Tuban di Pendapa Kridha Manunggal Tuban, Rabu (10/02/2021). Harapannya, Aspeparindo bisa meningkatkan PAD pemerintah. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Hari Ini, Aspeparindo Tuban Resmi Dilantik untuk Naikkan PAD

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID