Tugujatim.id – Sudah lebih dari satu dekade MIUI menjadi sistem operasi andalan dari Xiaomi. Kini terdapat perubahan besar untuk sistem operasi gawai Xiaomi yaitu HyperOS. Lalu apa keunggulan yang ditawarkan oleh HyperOS ketimbang MIUI?
HyperOS sendiri merupakan sistem operasi yang dibangun untuk menghubungkan ekosistem gawai-gawai dari Xiaomi. HyperOS kabarnya juga akan dipakai oleh produk-produk lain Xiaomi seperti alat rumah tangga, mobil, maupun smart TV. Dengan demikian, HyperOS diharapkan dapat menjadi penghubung perangkat Internet of Thing (IoT) besutan Xiaomi.
Meski demikian, belum ada kepastian kapan HyperOS berlaku secara global. Sebab HyperOS sendiri baru diberlakukan untuk pasar ponsel pintar di Cina.
Melansir dari laman resmi Xiaomi, HyperOS ini diklaim mempunyai ukuran firmware terkecil. Firmware pada sistem operasi ponsel cerdas ini diklaim hanya sebesar 8,75 GB. Tentu ukuran ini lebih kecil dari umumnya firmware ponsel pintar lainnya yang bisa mencapai 20 GB. Adanya firmware kecil ini diklaim dapat membuat kinerja perangkat menjadi lebih ringan.
Lalu, pengguna HyperOS akan dimanjakan dengan banyak perubahan. Hal ini di antaranya opsi layar kunci yang lebih banyak, termasuk pilihan font, widget, hingga template yang lebih banyak dan baru. Tampilan dari Pusat Kendali juga mendapat perubahan signifikan dan diklaim lebih ramping daripada tampilan MIUI.
Kabarnya, HyperOS juga dibekali dengan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung beragam fitur canggih. Selain itu, konektivitas antar perangkat juga ditawarkan oleh HyperOS. Seperti pengguna dapat memakai kamera belakang ponsel untuk melakukan video konferensi lewat PC untuk mendapat kualitas gambar yang lebih baik.
Sumber dari Gizmochina menyebutkan bahwa beberapa ponsel Xiaomi di Cina sudah mendapatkan kesempatan mencicipi HyperOS. Beberapa model ponsel ini di antaranya Xiaomi 14, seri Redmi K60 Extreme Edition, serta Xiaomi Pad 6 Max.
Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti








