• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MUI Jember.

Pimpinan MUI Jember KH Abdul Hari saat pertemuan dengan DPRD Jember. (Foto: Istimewa)

Bukan Hanya Masalah Syariat, Ini Alasan MUI Jember Larang Sound Horeg

Dwi Linda by Dwi Linda
12 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember melarang keberadaan sound horeg. Larangan MUI Jember soal penggunaan sistem audio berkekuatan tinggi itu memiliki pertimbangan lebih luas dari aspek religius semata.

Tingkat kebisingan yang dihasilkan dinilai dapat membahayakan kondisi kesehatan warga, khususnya bagi anak-anak dan golongan yang mudah terganggu.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Baca Juga: Aturan Baru Karnaval Sound Horeg Kota Batu: Batasi Maksimal 4 Subwoofer!

Pimpinan MUI Jember KH Abdul Haris menjelaskan, keputusan yang diambil oleh MUI Jawa Timur untuk melarang sound horeg memiliki landasan hukum yang kokoh. Dia menyatakan, pelarangan tersebut berpijak pada dua aspek utama: elemen pelanggaran norma dan risiko terhadap kesehatan.

“Apabila sudah melampaui ambang batas desibel yang ditetapkan WHO, hal itu akan merugikan generasi mendatang. Kami wajib menyuarakan ini, sebab menyangkut masa depan bangsa,” jelasnya Senin (21/07/2025).

Dia menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghalangi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan berupaya melindungi generasi muda dari efek buruk polusi suara.

“Jika bangsa ini tidak lagi menjadikan pengetahuan sebagai fondasi, bagaimana nasib kita? Kita akan mengalami kemunduran,” tambahnya.

KH Abdul Haris juga menuntut percepatan penerapan aturan di tingkat praktis, terlebih dengan maraknya kegiatan publik seperti pawai yang mulai bermunculan.

“Kami setuju perlunya pertemuan segera melibatkan MUI, DPRD, dan petugas penegak hukum. Hal ini untuk membela masyarakat yang tidak berani menyampaikan keluhan,” ucapnya.

DPRD Rancang Ranperda Tata Tertib Publik

Merespons pernyataan tersebut, Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mengungkapkan, saat ini legislatif sedang merancang enam rancangan peraturan daerah inisiatif, termasuk yang berkaitan dengan tata tertib publik. Dia membuka kemungkinan agar permasalahan pembatasan sound horeg dapat diintegrasikan dalam rancangan perda tersebut.

“Ini adalah waktu yang strategis. Permasalahan yang ada beserta cara penanganannya, termasuk parameter yang diizinkan dan yang dilarang, dapat diintegrasikan ke dalam peraturan daerah,” ungkap Tabroni.

Dia juga menyoroti urgensi koordinasi antar berbagai pihak untuk mencapai kesepakatan bersama.

“Kami tidak dapat bersikap memihak. Pendapat dari komunitas penggemar sound horeg juga perlu dipertimbangkan supaya keputusan yang diambil nantinya benar-benar menyeluruh,” tutup anggota dewan dari PDI-Perjuangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniFatwa sound horeg haramJemberKabupaten Jember hari iniMUI Kabupaten JemberPelanggaran sound horeg JemberSound horeg Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
DPRD Jember.

DPRD Jember Prioritaskan Penuntasan 6 Draft Raperda, Termasuk Penguatan Pertanian

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID