• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jurnalis Tuban-Bojonegoro.

Senior Manager Of Corporate Communication PT Semen Indonesia Setiawan Prasetyo saat menyampaikan materi pada Kamis (31/08/2023). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Workshop SIG GhoPO, Puluhan Jurnalis Tuban-Bojonegoro Diajari Tips Jaga Relasi dengan Mitra

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG, Tugujatim.id – Puluhan jurnalis Tuban-Bojonegoro tampak serius menyimak materi dari dua jurnalis kondang asal Jawa Tengah. Mereka adalah Ketua PWI Jateng Amir Machmud dan pendiri ayosemarang Arie Widiarto dalam workshop yang digelar SIG GhoPO Tuban di Hotel Aston Pandanaran, Semarang, Kamis (31/08/2023).

Dalam workshop tersebut, keduanya memberikan materi yang berbeda. Yaitu menjaga relasi dengan mitra dan tips survive mengelola media online.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Ketua PWI Jateng Amir Machmud menjelaskan, pentingnya membangun respek stakeholder. Pria yang akrab disapa Amir ini memaparkan, pentingnya memproduksi berita dengan kualitas yang benar. Kalau berkualitas, dia menjelaskan, akan mendapatkan produk jurnalistik yang sesuai koridor.

“Ukuran profesional sudah tersirat, baik dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 maupun kode etik,” ucap Amir.

Profesional jurnalis adalah sikap yang kaffah dalam kecakapan mencari, mengolah, dan menyajikan berita yang benar, baik dari sisi teknis maupun kompetensi yang ada.

“Kalau bicara tema membangun relasi dengan stakeholder, kadang kita menemui relasi yang chaos dengan berbagai kendala. Seperti saling curiga antar keduanya. Lha itu yang dipilah. Agar bisa berhubungan baik dengan stakeholder,” kata pemilik media suarabaru.id ini.

Baca Juga: Kuatkan Sinergi, SIG GHoPO Gelar Gathering dan Workshop bersama Puluhan Jurnalis Tuban-Bojonegoro

Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 memberikan perlindungan kepada siapa saja, yang jelas pertama junalis, kedua perusahaan media maupun masyarakat.

Sementara itu, pendiri ayosemarang Arie Widiarto menceritakan perjalanan mulai awal menjadi jurnalis hingga pada 2018 mendirikan media online. Dia menceritakan media online merupakan hutan belantara yang sulit diprediksi.

“Sebagaimana kami survive dalam menjalankan media online. Karena yang tahu keberlangsungan hidup media online hanya mesin pencari dalam hal ini Google dan Tuhan saja,” ucapnya.

Kenapa hal tersebut bisa menjadi kesimpulan karena pelaku media online tidak mengetahui secara pasti hitungan algoritma dalam Google yang setiap menitnya berubah. Selain itu, juga bisa memberikan manfaat income atau bahkan menjatuhkan.

“Saya pernah merasakan bagaimana dulu mendapatkan pemasukan dari programatik sebulan Rp300 juta. Dalam sekejap tidak sampai setahun diserang dan turun drastis sebulan saya hanya dapat Rp30 juta. Itu pun harus menghidupi aset, baik SDM maupun lain-lainnya,” katanya.

Agar media online bisa survive, dia membagikan tips memanfaatkan aset yang ada, baik SDM, media sosial, dan lain sebagainya dalam pengembaraan di hutan belantara ini.

Workshop Jurnalis Tuban-Bojonegoro.
Ketua PWI Jateng Amir Machmud menyampaikan materi jaga relasi dengan mitra.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Sementara itu, Senior Manager of Corporate Communication PT Semen Indonesia Setiawan Prasetyo menyampaikan, sinergitas yang terbangun bisa terus dirawat. Sehingga antara keberadaan perusahaan dengan awak media bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mengingat tahun depan pesta demokrasi lima tahunan digelar. Karena itu, menjaga stabilitas kondisi di Tuban sangat penting.

“Tentunya kami berterima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin. Semoga bisa terus terjaga sampai kapan pun,” ujarnya.

Dalam workshop bersama jurnalis Tuban-Bojonegoro ini, Ketua RPS Tuban Khoirul Huda mengucapkan terima kasih kepada SIG GHoPO yang telah mendukung kegiatan awak media di Tuban. Kedua, dia mengatakan, juga soal peningkatan kapasitas yang diberikan kepada awak media melalui workshop. Tidak hanya berwisata, para jurnalis Tuban-Bojonegoro juga membawa ilmu untuk dibawa pulang.

“Kami sangat menunggu ilmu baru dari para narasumber ketua PWI Jawa Tengah dan Ayo Semarang yang akan kami bawa pulang,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Tuban Suwandi mengatakan, akan terus bersinergi tidak hanya kegiatan di lingkup Tuban, tapi juga di luar wilayah. Dengan kesolidan jurnalis Tuban, dia mengatakan, oknum mengaku awak media bisa tersingkir sendiri.

“Masyarakat diedukasi agar bisa memfilter mana wartawan yang beneran dan mana yang tidak,” ucap Suwandi.

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Semarang hari iniBerita SIG GHoPO TubanKolaborasi SIG GHoPO TubanMedia gathering SIG GHoPO TubanPT SIG GHoPOSemarang hari iniSIG GHoPO di TubanWorkshop jurnalis Tuban-Bojonegoro
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Air Terjun Kapas Biru.

Destinasi Wisata Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Spot Menantang dengan View Menawan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID