Kampoeng Dolanan Surabaya Sediakan WiFi Gratis untuk Sekolah Online Anak-Anak

  • Bagikan
Sekolah daring atau online di Kampoeng Dolanan, Surabaya. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim) wifi gratis
Sekolah daring atau online di Kampoeng Dolanan, Surabaya. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Komunitas Kampoeng Dolanan Surabaya membuat inovasi untuk membantu hiruk-pikuk akses pendidikan yang muncul di perkampungan Surabaya. Selain mendidik anak-anak melalui permainan tradisional, Kampoeng Dolanan menyediakan WiFi gratis yang bisa dipakai anak-anak mengikuti sekolah online di tengah pandemi COVID-19.

Mustofa, pendiri Kampoeng Dolanan menjelaskan tujuannya untuk membantu anak-anak yang tidak memiliki akses internet, agar anak-anak peduli pada pendidikan.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Iya mas, tujuannya untuk anak-anak agar bisa mengikuti pembelajaran online. WiFi gratis ini saya buka pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Sudah berjalan satu bulan. Untuk hari Jumat ini masih pertama, sebelumnya hanya Senin saja. Saya masih lihat bagaimana aktivitas sekolah anak-anak hari ini,” jelas Mustofa, akrab disapa Cak Mus pada Tugu Jatim, Jumat (22/01/2021).

Kampoeng Dolanan sudah berdiri 4 tahun, terhitung sejak 2016. Sebelumnya, murni menggunakan anggaran pribadi Cak Mus. Namun semakin lama, Cak Mus ingin komunitas ini memiliki pendapatan sendiri, melalui berbagai UMKM dan usaha yang dijalankan oleh orang-orang kampung tersebut.

Ketika memasang WiFi, Cak Mus sempat mendapatkan dua opsi. Yaitu memasang WiFi kabel fiberoptic atau WiFi portable. Setelah memperhitungkan jumlah anggaran yang diperlukan dalam pemasangan, Cak Mus memilih menggunakan WiFI portable.

“Kalau saya pertimbangkan harganya mas, pemasangan WiFi kabel fiberoptik lebih mahal di pembelian kabel, jadi tergantung seberapa panjang yang bisa dipasang. Dulu kalau saya hitung sampai Rp 400 ribu, itu kabel saja. Kalau sama internet bulanan sendiri Rp 300 ribu, totalnya sekitar Rp 700 ribu awal masang. Kalau WiFI portable awal beli juga agak mahal, tapi bulanannya lebih murah,” jelas Cak Mus tentang pemasangan WiFi Portable, Jumat (22/01/2021).

Pada hari aktif sekolah, Senin dan Rabu, anak-anak yang memakai fasilitas WiFi gratis dari Kampoeng Dolanan ada sekitar 10-15 anak. Mereka semua memanfaatkan untuk mengikuti kelas online dari sekolah dan guru mata pelajaran masing-masing. Sehari kuota yang terpakai untuk sekolah online anak-anak mencapai 10GB.

“Rata-rata sehari terpakai 10GB. Kalau WiFi portable ini ada kuotanya mas, kalau per bulan biasanya saya sediakan 260GB, itu kadang masih tersisa. Jadi sangat cukup untuk memfasilitasi anak-anak untuk mengikuti sekolah online,” lanjut Cak Mustofa yang merupakan alumni Intitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut, Jumat (22/01/2021).

Anak-anak kampung sangat terbantu dengan adanya WiFi gratis ini. Ada sebagian orang tua yang mendukung dan meminta anaknya untuk datang di Kampong Dolanan untuk memanfaatkan fasiltas WiFi gratis untuk sekolah online. Tentu, amat meringankan pengeluaran orang tua dalam pembelian paket data internet anaknya.

“Supaya mereka memiliki kepedulian dengan pendidikan. Setelah mereka selesai mengikuti sekolah online, sore harinya kami ajak mereka bermain. Terlepas dari kegiatan yang diadakan karang taruna, yang penting anak-anak bisa berkumpul dan saling belajar,” pungkas Cak Mus yang mengenakan kaos hijau lengan panjang, celana khas pendaki dan mengalungkan kamera Mirrorless. (Rangga Aji/gg)

  • Bagikan