• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Virus Langya. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Ilustrasi virus Langya membuat tubuh penderita demam tinggi. (Foto: Pixabay)

Kasus Covid Melandai, Dunia Kesehatan Kembali Waswas Kasus Baru Virus Langya dari China

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Internasional, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kasus Covid memang melandai, tapi belum sepenuhnya reda. Tapi, berembus kabar dari China yang membuat gempar atas kemunculan virus baru yang dikenal dengan virus Langya. Virus ini baru saja ditemukan dan dikhawatirkan akan jadi ancaman baru yang perlu diwaspadai.

Setelah kemunculan virus Covid-19, kemunculan virus baru yang lagi-lagi berasal dari China cukup menggemparkan dunia kesehatan, terutama di Indonesia. Sebab, di Indonesia sendiri situasi Covid-19 yang cukup landai seperti saat ini, kembali membuat rasa waswas masyarakat kembali muncul.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Dilansir dari media pemberitaan Australia, virus Langya dilaporkan telah menjangkiti 35 orang di China sejak ditemukan kali pertama pada 2018. Lantas, sebenarnya apa virus ini dan mengapa harus diwaspadai?

Melansir dari CNN Indonesia, virus Langya kali pertama dilaporkan di sebuah studi “A Zoonotic Henipavirus in Febrile Patients in China”. Virus ini memiliki hubungan dengan virus henipavirus yang dapat mengakibatkan demam.

Hal yang cukup membuat khawatir adalah tingkat kematian yang cukup tinggi disebabkan virus Langya. Berkisar 40-75 persen tingkat kematian karena virus inilah yang memunculkan rasa waspada dan khawatir. Ditambah belum adanya vaksin untuk virus ini, membuat para ahli kesehatan perlu waspada akan terjadinya gelombang pandemi baru.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Indonesia (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku tengah mempelajari apa virus Langya tersebut. Budi Gunadi menyatakan, virus ini tergolong virus baru dan World Health Organization (WHO) belum menyatakan keadaan darurat atas virus ini. Meski demikian, Indonesia akan terus menerus meneliti virus ini untuk menemukan solusinya.

Tak memiliki perbedaan banyak dengan virus SARS-COV19, keduanya memiliki gejala yang sama. Beberapa pasien yang terjangkit virus Langya ini merasa pusing, mual, demam akut, kelelahan, dan tidak nafsu makan.

Namun, virus ini lebih menyerang fungsi ginjal sebagai organ yang membersihkan darah dari senyawa beracun di tubuh. Karena fungsi ginjal terserang, maka akibat terburuk dari virus ini adalah penurunan sel darah putih, sel trombosit yang rendah, dan gagal ginjal.

Adanya virus ini haruslah diperhatikan dengan khusus, mengingat kemunculan virus Covid-19 yang saat itu disepelekan ternyata mengakibatkan pandemi yang berkepanjangan dan tingkat kematian yang tinggi.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: China menyebar virus LangyaGejala terserang virus LangyaKasus virus LangyaPenderita virus LangyaVirus LangyaVirus Langya adalahVirus Langya dari China
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Atlet Porpov Jatim. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Janjikan Bonus Atlet Porprov Jatim, Mas Lindra: Kami Sudah Ajukan di PAPBD 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID