• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kopi Jember.

Anggota DPRD Hanan Kukuh Ratmono (kanan) saat melihat proses roasting kopi Jember, hasil petani di kaki Gunung Raung, Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Branding Kopi Jember Lemah, Ketua Fraksi Gerindra: Produksi Melonjak tapi Krisis Identitas

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in Bisnis, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Produksi kopi di Kabupaten Jember, Jatim, terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat, pada 2022 sebanyak 4.193,53 ton kopi Jember dihasilkan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan meski tidak signifikan pada 2023 menjadi 4.477,11 ton.

Kenaikan produksi kopi Jember mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada 2024 dengan jumlah mencapai 11.700 ton.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Hanan Kukuh Ratmono yang konsen terhadap petani kopi di Kabupaten Jember, memprediksi pada 2025 produksi mencapai sekitar 15.000 ton.

Baca Juga: Festival Kopi dan Tembakau Nusantara 2025 Digelar di Jember

Kendati mengalami kenaikan dalam produksi, Hanan menyoroti rantai distribusi panjang yang harus dilalui kopi Jember. Hal tersebut menyebabkan anjloknya harga yang dirasakan langsung oleh petani kopi.

Selain itu, branding kopi Jember yang masih dinilai lemah menyebabkan daya saing kopi tidak kompetitif di pasaran. Karena itu, anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra itu mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk segera melakukan branding kopi lokal.

Menurut dia, branding sangat penting untuk meningkatkan daya saing kopi Jember di pasar nasional maupun internasional.

“Branding kopi perlu dilakukan pemerintah (Pemkab Jember). Kami lihat kabupaten tetangga sudah melakukan branding sejak 5-10 tahun lalu. Jember harus membuat branding juga,” ujar Hanan dalam wawancara, Rabu (05/11/2025).

Hanan menjelaskan, potensi kopi di Jember sangat besar dengan produksi yang terus meningkat setiap tahun. Namun, ironisnya, kopi Jember justru kurang dikenal dibanding kopi dari daerah lain seperti Dampit.

“Kopi Jember lebih dikenal sebagai kopi Dampit. Padahal, sebagian besar produksinya dari Jember. Hal itu disebabkan karena Jember tidak punya branding sendiri,” keluhnya.

Dia juga mengusulkan beberapa nama branding untuk kopi lokal, seperti Kopi Raung atau Kopi Argopuro, mengingat Jember memiliki dua kawasan pegunungan penghasil kopi berkualitas.

“Kami punya dua sisi di Pegunungan Raung dan Argopuro, semuanya ditanami kopi dengan petani yang banyak. Ini harus dilakukan branding,” tegasnya.

Dari segi kualitas rasa, Hanan meyakini kopi Jember mampu bersaing di pasar. Kopi dari Raung dan Argopuro masing-masing memiliki ciri khas tersendiri karena perbedaan karakter ketinggian.

Perpendek Distribusi, Harga Kopi Petani Lebih Tinggi

Selain branding, Hanan juga menyoroti kendala yang dihadapi petani kopi, terutama panjangnya rantai distribusi dari petani hingga pabrik. Hal ini menyebabkan selisih harga yang cukup tinggi, dengan rata-rata berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

“Dengan memperpendek rantai distribusi, margin bisa dikurangi agar harga di tingkat petani lebih tinggi,” jelasnya.

Fluktuasi harga juga menjadi masalah serius. Pada musim panen raya, harga kopi robusta bisa turun hingga Rp44.000-Rp45.000 per kilogram, sementara di luar musim panen, harganya mencapai Rp79.000 per kilogram. Kondisi ini merugikan petani dengan modal terbatas yang terpaksa menjual hasil panen saat harga sedang rendah.

Hanan berharap pemerintah dapat menjembatani masuknya investor dan kehadiran pabrik kopi di Jember untuk menyerap produksi lokal dan memangkas distribusi penjualan kopi yang dirasa panjang. Tidak hanya itu, langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga dan mencegah produksi kopi Jember mengalir ke kabupaten lain.

“Kami mewakili aspirasi petani kopi berharap pemerintah menghadirkan investor dan pabrik kopi agar ada branding sendiri khusus di Jember,” harapan Hanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBranding kopi di Gunung Raung JemberFraksi Gerindra JemberJemberKabupaten Jember hari iniPetani kopi di JemberPetani kopi Gunung Raung JemberProduksi petani kopi Gunung Raung
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
KAI Daop 9 Jember.

KAI Daop 9 Jember Hentikan Sementara Penjualan Tiket Desember, Ini Alasannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID