SURABAYA, Tugujatim.id – Ernando Ari menjawab seputar persaingannya dengan Maarten Paes di posisi kiper Timnas Indonesia. Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran ketiga pada Kamis (10/10/2024) kick off 23.00 WIB di Bahrain National Stadium.
Sebelumnya, suporter Indonesia cemas dengan kondisi Maarten Paes yang dikabarkan cadera pergelangan tangan saat bermain bersama FC Dallas. Sehingga, muncul peluang Ernando Ari untuk tampil.
Namun, Shin Tae-yong telah memastikan jika kondisi Maarten Paes telah pulih 100 persen dan siap membela Garuda Indonesia. Otomatis, posisi Ernando kembali tersingkir.
Sebelum kedatangan Paes, Ernando kerap menjadi andalan dan dipercaya Shin Tae-yobg menjaga gawang Indonesia. Kini, posisi tersebut digantikan oleh Paes.
Bukan tanpa alasan, dua kali tampil di laga melawan Arab Saudi dan Autralia, pemain kelahiran 1998 tersebut tampil memukau. Dia bahkan menjadi kunci penyelamatan skor Timnas Indonesia.
Alih-alih menghadapi ocehan publik terkait persaingan dua kiper andalan timnas, Ernando justru mengaku sering belajar banyak dari Maarten Paes.
Baginya, kedatangan Paes justru menjadi keuntungan. Pasalnya, dia kerap bertanya tentang pengalaman Paes selama bermain di Liga Eropa.
“Bagus persiangannya. Saya dapat ilmu banyak dari dia. Dia juga ngajarin saya apapun yang saya butuhhkan, saya sering tanya ke dia bagaimana situasi yang dibutuhkan. Kami selalu terbuka,” kata Ernando.
Pemain yang membela Persebaya Surabaya ini juga mendoakan kesembuhan Paes selama mengalami cedera pergelangan tangan kemarin. Sehingga dia berharap sama-sama bertemu dan membela Timnas Indonesia.
Dia ingin menunjukkan solidaritas antar pemain di Timnas Indonesia baik-baik saja. Siapapun yang ditunjuk untuk starter mereka saling mendukung satu sama lain.
“Siapapun yang diberikan kesempatan main kita percaya, kita saling support. Tiap pertandingan saya selalu tanya terus gimana tiap pertandingan bisa mengatasi masalah, Yang saya belum pernah rasakan saya tanya ke dia,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








