• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banjir Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Dini, warga Dusun Kedawung, Grati, Pasuruan, ini tampak menggendong bayinya di tengah banjir untuk mencari makan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kisah Perjuangan Ibu Gendong Bayinya di Tengah Banjir Pasuruan untuk Cari Makan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Ada kisah yang mengharukan di balik banjir Pasuruan yang melanda selama 4 hari terakhir ini yang mengakibatkan aktivitas warga menjadi terganggu. Meski mulai surut, banjir masih menggenang setinggi lutut orang dewasa di hampir seluruh wilayah Dusun Kedawung, Desa Kedawung Kulon, Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/01/2021).

Di tengah genangan banjir Pasuruan, tampak seorang ibu muda dengan susah payah menggendong bayinya. Ibu bernama Dini, warga RT 6, RW 3, Dusun Kedawung, Grati, itu berjalan kesana kemari untuk mencari susu dan makanan untuk bayinya.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Ya agak ribet, gini ini bayinya dibawa ke mana-mana kalau cari makan, Mas,” ujarnya.

Dia mengatakan, tak tega melihat bayinya menangis karena kelaparan. Karena itu, dia tidak bisa berdiam diri di rumah. Apalagi hingga siang ini, keluarganya belum mendapatkan jatah bantuan nasi.

“Gimana lagi, ini bayi masih umur 8 bulan nggak bisa ditinggal kalau banjir gini, apalagi listrik mati nggak bisa ngapa-ngapain,” imbuhnya.

Banjir Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Dini melewati rintangan saat mencari makan untuk anaknya akibat banjir Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Menurut dia, banjir Pasuruan yang terjadi pada awal tahun ini jauh lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia melanjutkan, Dusun Kedawung Kulon memang menjadi wilayah langganan banjir setiap tahun.

“Banjir kali ini paling parah, sampai 3 hari lebih, terakhir banjir besar pada 2017 sampai 7 hari,” ungkapnya.

Dia berharap ke depannya Pemkab Pasuruan bisa segera menemukan solusi yang tepat untuk menangani banjir ini.
Menurut dia, kondisi aliran sungai yang makin dangkal merupakan salah satu penyebab banjir tahunan di Kabupaten Pasuruan.

“Harapannya banjir cepat surut dan nggak hujan lagi, takut kalau sudah mendung sungai meluap cukup deras, jalanan sudah seperti sungai,” ujarnya.

Tags: BanjirBanjir di Kabupaten Pasuruanbanjir Pasuruanbencana banjirberita banjirBerita banjir terkiniDampak banjirKasus banjir di PasuruanRumah terendam banjir
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
investasi. (Foto: Kemendag/Tugu Jatim)

Investasi Mudah dan Aman? Kemendag: Ayo Mulai Lakukan Perdagangan Fisik Emas Digital

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID