Kubo and the Two Strings, Film Behind the Scene yang Dibuat Manual dengan 48 Juta Take

Poster film Kubo and The Two.
Poster film Kubo and The Two. (Foto: Pinterest)

Tugujatim.idKubo and The Two strings merupakan film 3d animasi gerak henti dari Amerika pada 2016. Film yang rilis pada 08 Juli 2016 ini menceritakan tentang seorang anak bernama Kubo. Dia memiliki misi untuk mencari tiga pusaka yang terdapat di tempat yang berbeda.

Pusaka itu untuk melawan sang kakek yang sudah menjadi penyihir dan sekaligus telah menyihir ayahnya menjadi kumbang dan ibunya menjadi monyet.

Jalan cerita film yang disutradarai oleh Travis Knight ini sangat unik dan sulit ditebak endingnya bagi orang yang baru pertama melihat. Penonton juga disuguhkan tampilan 3d animasi yang sangat memukau dan memanjakan mata.

Tidak hanya itu, hal menakjubkan lainnya juga terdapat pada pembuatan film ini yang sangat sulit dan membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Film ini dibuat secara manual dan tidak ada campur tangan komputer. Komputer hanya bertugas untuk menyusun scane yang diambil dari penggalan-penggalan film tersebut.

Film Kubo and the Two Strings adalah film behind the scane yang dikerjakan dengan cara manual dengan teknik yang biasa disebut dengan stop motion. Pembuatannya dengan cara menggerakkan bonekanya, menata lokasi, pembuatan boneka, sampai pengambilan gambar yang sangat rumit.

Pengambilan scane yang menggunakan teknik stop motion yaitu memfoto objek boneka satu persatu. Misalnya ketika membuat satu pose boneka maka harus mengubah bentuk kaki, tangan, bahkan rambutnya lalu difoto lagi, diubah lagi dan diubah lagi, begitu seterusnya.

Hingga semua foto itu disusun dan akan membentuk satu video utuh. Untuk satu detik video membutuhkan 24 foto dan untuk durasi satu menit harus mengubah pose boneka sebanyak 1440 kali pose.

48 Juta Ekspresi Wajah

Lalu mungkin penonton bertanya bagaimana boneka ini berbicara dan berekspresi? Mereka memiliki ribuan pose wajah yang berbeda dalam setiap karakternya, terhitung ada 48 juta ekspresi wajah dari semua karakter. Karena itu berarti juga ada 48 juta take.

Yang rumit dalam film ini, bukan hanya menggerakkan boneka akan tetapi proses pembuatan boneka itu sendiri yang melibatkan banyak seniman boneka profesional yang sudah ahli.

Setidaknya ada sekitar 27 animator dalam pembuatan boneka ini. Dibuat bukan hanya sekedar boneka saja, akan tetapi boneka yang dibuat merupakan jenis boneka stop motion artinya boneka ini akan digunakan dengan cara digerakkan sehingga membutuhkan konsentrasi penuh dalam membuatnya.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan boneka tersebut di antaranya bahan silikon. Hal ini membuat pantulan cahaya yang diperoleh pada saat dipotret terasa seperti kulit manusia asli. Untuk rambutnya menggunakan rambut manusia asli.

Semua aset tempat dan latar yang dipakai dalam film ini berupa miniatur yang luar biasa sempurna dan detail. Tak cuma itu para seniman bekerja keras sebisa mungkin sama dengan yang ada di dunia nyata dengan menggabungkan beberapa teknik, bahan, dan warna supaya mendapatkan hasil yang sempurna dan nampak natural.

Film ini dibuat selama dua tahun lebih dan memliki kru sebanyak 400 orang. Mereka bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Dalam progresnya, setiap minggu mereka hanya memproduksi durasi film ini 4 menit saja. Ini demi menjaga seni dan naturalnya film ini.

Sementara itu, sang produsen ini mengatakan bahwa film ini sangat sulit dibuat. Tetapi menurutnya, inilah yang ingin dibuat. Artinya, meskipun dengan segala kesulitan yang ada tidak menyulutkan keinginan mereka untuk memproduksi film ini.

Terdapat beberapa tokoh unik dan sentral pada film animasi ini yang membuatnya lebih unik dan menghibur. Pertama boneka kertas yang berwujud seorang kesatria. Tokoh ini menjadi penunjuk jalan sekaligus pemeran pertama yang ditampilakan dalam film ini.

Dia tahu segala hal yang harus dilakukan oleh Kubo seperti tempat beradanya 3 pusaka yang harus didapat untuk melawan kakeknya. Kesan lucu dan gemas muncul, karena bentuknya kecil dan bergerak seperti halnya mainan kertas pada umumnya.

Kedua Kubo itu sendiri yang menjadi pusat perhatian utama pada film ini. Dia seorang anak kecil yang memiliki ilmu sihir dan diturunkan oleh nenek moyangnya. Alat utama yang dia pakai untuk bermain sihir adalah sebuah gitar kecil dan panjang yang menjadi sumber sihirnya.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim