KOTA MALANG, Tugujatim.id – Kawasan kampus di Kota Malang tidak hanya dikenal sebagai pusat pendidikan, tetapi juga menjadi rumah bagi berbagai kuliner yang telah bertahan selama bertahun-tahun. Di antara banyaknya warung makan yang berada di sekitar Universitas Brawijaya, Pecel Kane milik Ibu Murtini masih menjadi salah satu tujuan favorit mahasiswa maupun warga sekitar untuk menikmati sarapan dan makan siang.
Berlokasi di Jalan Kerto Pamuji Nomor 65, Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, warung sederhana ini hampir selalu dipadati pelanggan sejak pagi. Mahasiswa, dosen, karyawan, hingga warga sekitar datang silih berganti untuk menikmati seporsi pecel dengan bumbu kacang khas yang menjadi ciri utamanya.
Meski tidak mengusung konsep tempat makan modern, Pecel Kane tetap memiliki daya tarik tersendiri. Cita rasa yang konsisten, suasana yang nyaman, serta keramahan pemilik warung membuat banyak pelanggan terus kembali, bahkan setelah mereka lulus dari bangku kuliah.

Bumbu Kacang Khas yang Menjadi Andalan
Pecel Kane mulai melayani pembeli setiap hari sejak pukul 06.30 WIB. Sejak pagi, aroma bumbu kacang yang baru diracik sudah memenuhi area warung dan menjadi penanda dimulainya aktivitas di dapur.
Seporsi pecel disajikan dengan aneka sayuran rebus yang masih segar, kemudian disiram bumbu kacang dengan perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan pedas yang seimbang. Pengunjung juga dapat menambahkan berbagai lauk pendamping, seperti tempe, tahu, telur, maupun pilihan lauk lainnya sesuai selera.
Selain cita rasanya yang khas, harga yang ditawarkan juga menjadi daya tarik tersendiri. Seporsi pecel dibanderol Rp12.000, dengan pilihan nasi satu porsi maupun setengah porsi. Pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk menyesuaikan porsi makan sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Bukan Cuma Bakso, 5 Kuliner Malang Legendaris Ini Wajib Dicoba Long Weekend Idul Adha
Selalu Ramai Sejak Pagi
Keramaian sudah terlihat sejak warung mulai dibuka. Sebagian besar pelanggan merupakan mahasiswa yang hendak berangkat kuliah, disusul dosen, pegawai, dan warga sekitar yang telah lama menjadi pelanggan tetap.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan setiap hari, Ibu Murtini menyiapkan beras dalam jumlah yang cukup banyak.
“Kalau hari biasa, beras yang habis sekitar 4 sampai 5 kilogram setiap hari,” ujar Ibu Murtini.
Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap Pecel Kane. Meski pembeli datang silih berganti, proses penyajian tetap berlangsung cepat sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama.
Pelayanan yang Ramah Membuat Pelanggan Betah
Bagi banyak pelanggan, daya tarik Pecel Kane tidak hanya terletak pada rasa makanannya. Keramahan Ibu Murtini saat melayani pembeli juga menjadi alasan mengapa mereka merasa nyaman untuk kembali datang.
Salah seorang pelanggan, Afifa, saat ditemui Kamis (02/07/2026), mengaku hampir selalu merekomendasikan warung tersebut kepada teman-temannya.
“Pelayanannya enak, ibunya santai dan ramah. Tempatnya juga bersih dan nyaman, jadi betah lama-lama,” ujarnya.
Menurut Afifa, perpaduan cita rasa yang khas dan harga yang terjangkau membuat Pecel Kane layak menjadi pilihan, terutama bagi mahasiswa.
“Aku bakal rekomendasi banget. Soalnya enak, pecelnya khas, dan harganya ramah di kantong mahasiswa,” katanya.
Hal serupa disampaikan Lia, pelanggan lainnya yang ditemui pada hari yang sama.
“Makanannya enak, harganya juga seperti pecel pada umumnya. Pelayanannya oke, ibunya baik. Menurutku tetap cocok direkomendasikan buat siapa saja yang suka makan pecel,” tuturnya.
Bertahan Berkat Rasa dan Kepercayaan Pelanggan
Di tengah perkembangan kuliner di Kota Malang, Pecel Kane tetap mempertahankan identitasnya sebagai warung makan sederhana dengan cita rasa yang tidak berubah. Tidak ada konsep yang dibuat berlebihan, namun kualitas makanan dan pelayanan terus dijaga agar pelanggan tetap merasa puas.
Kepercayaan pelanggan yang dibangun selama bertahun-tahun menjadi modal utama bagi Ibu Murtini untuk mempertahankan usahanya. Banyak pelanggan yang awalnya datang sebagai mahasiswa, kemudian tetap menyempatkan diri kembali ketika berkunjung ke Malang setelah lulus.
Bagi Anda yang sedang mencari kuliner legendaris dekat kampus Malang, Pecel Kane layak masuk dalam daftar tempat yang patut dikunjungi. Dengan harga yang terjangkau, pilihan porsi yang fleksibel, suasana yang nyaman, serta cita rasa yang tetap terjaga, warung sederhana ini terus menjadi salah satu favorit masyarakat hingga sekarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Annisa Syalsyavia
Editor: Mochamad Abdurrochim








