TUBAN, Tugujatim.id – Lansia Pikun ditemukan membusuk di sela tebing Kapur Grabagan. Korban saat warga Dusun Pancuran, Desa Pakis, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban sudah membusuk, Kamis (27/11/2025).
Korban bernama Kasnari , 71 tahun, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah tidak pulang selama beberapa hari.
Penemuan itu bermula sekitar pukul 07.00 WIB saat salah satu warga, Witono, mencium bau menyengat ketika sedang bekerja di sekitar lokasi tebing kapur. Curiga dengan bau tersebut, ia kemudian meminta rekannya, Anang Prasetyo, untuk mengecek sumber aroma dari luar pagar jubung milik warga bernama Mujiono.
Saat mendekat, Anang dibuat kaget karena melihat sosok tubuh yang sudah tidak utuh dan dalam kondisi membusuk. Jenazah berada di sela bebatuan tebing, posisi yang cukup tersembunyi sehingga tidak langsung terlihat dari kejauhan.
Melihat kondisi tersebut, keduanya segera melaporkan temuan itu kepada warga lainnya, yang kemudian meneruskan informasi ke Kepala Desa Pakis dan Polsek Grabagan.
Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, membenarkan bahwa korban sudah menghilang sejak sepekan terakhir.
“Korban sudah beberapa hari tidak pulang. Usianya sudah tua dan mengalami pikun,” kata Iptu Siswanto.
Dari keterangan keluarga, korban pergi meninggalkan rumah pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, kondisi kesehatan korban memang diketahui mengalami demensia, sehingga keluarga sempat mencari keberadaannya namun tidak menemukan jejak.
Mendapat laporan penemuan mayat, tim gabungan dari Polsek Grabagan, Polres Tuban, Unit INAFIS, BPBD Tuban, tenaga medis Puskesmas, PMI Tuban, hingga perangkat Desa Pakis langsung dikerahkan ke lokasi.
Petugas harus berhati-hati saat melakukan evakuasi karena posisi jenazah berada di sela tebing batu kapur yang cukup curam dan dipenuhi batuan tajam.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah yang telah membusuk diperkirakan sudah lebih dari tiga hari, sesuai dengan laporan keluarga yang menyebut korban hilang hampir seminggu.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Atas kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga lanjut usia, terutama yang mengalami kepikunan, untuk memberikan pengawasan lebih ketat.
“Agar kejadian serupa tidak terulang,” pesan Iptu Siswanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








