SURABAYA, Tugujatim.id – Teriknya cuaca Surabaya kerap membuat minuman dingin dan segar semakin diburu warga, tak heran jika sejumlah minuman es viral di Kota Pahlawan selalu ramai pembeli setiap hari. Kamu juga tertarik mana saja es viral Surabaya yang bisa membantu menghilangkan dahaga di kala terik Kota Surabaya? Yuk simak, Tugu Jatim bakal kasih kamu rekomendasinya.
Mulai dari es tradisional hingga kreasi kekinian, deretan minuman ini menjadi pilihan favorit untuk melepas dahaga di tengah suhu yang kian panas: Es Ubi Ungu, Es Kacang Ijo Abdul Fani, Es Puter Tradisional I-One, Es Campur Mak Uzan, Es Gudir Kaliwaron, dan Es Rujak Es Puter Pak Pon.
Baca Juga: Murah Meriah tapi Bikin Nagih, Kuliner Kaki Lima Surabaya Ini Tak Pernah Sepi
Ada Deretan Minuman Segar di Surabaya Viral
Sederet minuman yang menyegarkan ini cocok diminum saat terik di Surabaya. Apa saja?
1. Es Ubi Ungu Creamy Beby Foodies
Rekomendasi Es viral Surabaya yang segar-segar pertama ada Es Ubi Ungu Creamy Beby Foodies. Seperti namanya, es ubi satu ini terkenal unik karena menggunakan ubi yang sudah dihaluskan sebagai topping.
Berlokasi di Jalan Karang Tembok No 91, es ubi ini terkenal enak dan creamy cocok untuk dinikmati siang-siang saat cuaca Surabaya sedang terik-teriknya. Buka mulai pukul 9 pagi sampai 10 malam, ternyata kedai es ubi juga ini tak hanya menjual menu es saja loh, melainkan juga ada menu-menu lainnya yang menggunakan ubi ungu sebagai bahan dasarnya. Menariknya lagi, semua menu di sini homemade, dijamin rasanya segar, enak dan tak biasa.
2. Es Kacang Ijo Abdul Fani
Rekomendasi selanjutnya ada es legendaris yang sudah tutup 7 tahun tapi sekarang dibuka lagi yaitu Es Kacang Ijo Abdul Fani. Es Ijo satu ini sudah buka dari tahun 1970-an yang dulunya berjualan di pasar Baru dan kini lokasinya pindah kedalam gang yaitu di Jalan Kranggan IV No 33.
Cita rasa perpaduan antara kacang hijau dengan ukuran jumbo-jumbo dipadukan dengan santan yang gurih dengan daun pandan sebagai pewangi menjadikan es kacang hijau satu ini viral dan punya banyak penggemar. Buka mulai pukul 3 sore sampai pukul 9 malam, kamu wajib banget mengunjungi dan mencicipi es kacang ijo satu ini. Harga per porsinya Rp12 ribu, banyak pengunjung yang nyaman menikmati kuliner es kacang ijo satu ini karena pemiliknya yang juga ramah dan humoris.
3. Es Puter Tradisional I-One
Rekomendasi es viral di Surabaya yang ketiga ada Es Puter Tradisional I-One yang lokasi penjualnya ada di Jalan Darmo Permai I, tepatnya di depan Madame Chang. Es puter satu ini terkenal dengan rasanya yang segar dan enak, ditambah lagi bahan yang digunakan alami tanpa pewarna, perasa dan pemanis buatan menjadikan es puter satu ini favorit para pembeli.
Tak perlu khawatir mahal, kamu bisa bayar Rp15.000 untuk 4 sekup es puter. Tak hanya itu, es puter di sini juga punya berbagai rasa mulai dari nangka, cokelat, alpukat, kopyor, kacang hijau, durian, buah naga, hingga ketan hitam ditambah dengan adanya topping roti, mutiara dan susu kental manis membuat es puter satu ini semakin lengkap.
Buka mulai pukul 4 sore sampai pukul 12 malam, es puter satu ini jadi andalan warga Surabaya Barat untuk menikmati yang segar-segar.
4. Es Campur Mak Uzan
Rekomendasi selanjutnya ada Es Campur Mak Uzan yang tak kalah terkenalnya dengan es viral lainnya. Di tengah-tengah cuaca Surabaya yang panas, es campur satu ini jadi andalan bagi warga Surabaya Utara.
Es campurnya yang terkenal sultan, sudah dijamin enak rasanya bahkan sebagian besar pengunjungnya mengatakan bahwa es campur di kedai ini merupakan salah satu es campur terenak yang ada di Surabaya.
Buka mulai pukul 9 pagi sampai 4 sore, kamu bisa menemukan es campur Mak Uzan ini yang lokasinya ada di Jalan Kenjeran No 91.
5. Es Gudir Kaliwaron
Ragam es viral di Surabaya berikutnya yang bisa kamu coba kala teriknya matahari, ada Es Gudir yang lokasinya ada di Kaliwaron samping Indomaret Fresh. Tak hanya menjual es gudir, pedagang kaki lima ini juga sekaligus berjualan pentol yang bisa kamu nikmati untuk camilan siang-siang.
Gudir yang lembut dipadukan dengan santan gurih ditambah es batu, membuat es gudir satu ini punya cita rasa yang enak dan segar. Lokasinya yang ada di pinggir jalan membuat es gudir ini menjadi favorit pembeli ketika lewat hingga membuat es gudir & pentol di sini tak berhenti kedatangan pembeli.
Untuk harganya, es gudir di sini dijual dengan harga 4 ribuan saja per porsinya. Sudah buka sejak tahun 90-an, pentol dan es gudir yang berjualan saat ini adalah generasi keduanya. Pantas jika es gudir dan pentol ini banyak dikenal oleh pembelinya.
6. Es Rujak Es Puter Pak Pon
Daftar rekomended terakhir, ada es unik nih, perpaduan antara rujak dan es puter disatukan menjadikan es satu ini makin kerasa segar banget. Es satu ini bisa kamu beli di Es Rujak Es Puter Pak Pon yang lokasinya ada di Jalan Dharmahusada Utara X sebelah SMKN 5 Surabaya.
Perpaduan rasa dari rujak yang asam, manis, dari buah mangga muda, bengkuang, belimbing, timun yang diserut yang kemudian juga dipadukan dengan topping gula merah dan kacang lalu ditimpa lagi dengan es serut yang segar menjadikan kuliner es satu ini otentik dan menjadi favorit para pembeli.
Bahkan ulasan juga mengatakan es rujak es puter satu ini pedagang kaki lima tapi kualitas bintang lima karena cita rasanya yang tak bisa diragukan lagi enaknya.
Baca Juga: Ramai hingga Dini Hari, Kuliner Malam Surabaya Ini Jadi Favorit Anak Muda
Untuk mengunjungi dan menikmati es rujak es puter ini kamu bisa datang jam 10 hingga jam 5 sore setiap hari kecuali hari minggu karena es ini tutup di hari Minggu.
Itulah keenam daftar rekomendasi es viral Surabaya yang bisa mulai kamu coba. Di tengah cuaca Surabaya yang semakin panas, deretan minuman es viral ini menjadi pilihan tepat untuk menyegarkan tenggorokan.
Tak hanya menawarkan rasa yang nikmat, masing-masing juga memiliki keunikan yang membuat pembeli rela antre. Jadi, kalau kamu lagi cari pelepas dahaga yang segar dan kekinian, jangan lewatkan untuk mencicipi minuman-minuman favorit warga Surabaya ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Devi Ismayanti/Magang
Editor: Dwi Lindawati








