• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga melakukan kerja bakti usai terjadi tanah longsor.

Warga melakukan kerja bakti usai terjadi tanah longsor. (Foto: Dokumen/BPBD Kota Malang)

Longsor Sepanjang 25 Meter, Rumah Warga Kota Malang Terancam Ambrol 

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Rumah warga Jalan Muharto V di Kota Malang terancam ambrol karena longsor terjadi di belakang rumah tersebut. Longsor sepanjang 25 meter itu terjadi di bantaran sungai Brantas pada Sabtu (10/12/2021).

“Tadi waktu saya mau makan sekitar pukul 11.00 WIB, tiba tiba ada suara retakan dan suara gemuruh. Saya langsung keluar rumah, kan tidak hujan, ternyata ada tanah longsor,” ujar Efendi, warga setempat saat ditemui.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Dia mengatakan bahwa tanah sepanjang 25 meter itu runtuh sebanyak dua kali secara beruntun. Disebutkan, sebelumnya tanah tersebut juga sudah tampak rawan ambrol sejak beberapa waktu lalu.

“Tadi itu kenceng suaranya, seperti suara gemuruhnya gunung. Percikan airnya itu, saya lihat juga sampai ke seberang sungai,” jelasnya.

7a7d518f d69e 4f89 a7ef 41e30d760528
Longsoran tanah di Sungai Brantas Kota Malang yang mengakibatkan rumah warga terancam ambrol. (Foto: M Sholeh)

Sementara itu, analis perencanaan BPBD Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe, menjelaskan bahwa tanah longsor sepanjang 25 meter dengan tinggi 10 meter itu terjadi akibat gerusan aliran sungai. Terlebih, sejak beberapa hari terakhir Kota Malang diguyur hujan lebat.

“Dipastikan tadi tidak ada korban, namun penghuni di dua rumah di sana sudah diarahkan untuk mengungsi. Karena kalau misalnya ada hujan lebat, pasti ada longsor susulan,” jelasnya.

Disebutkan, pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk memberikan bantuan berupa perbaikan kerusakan rumah yang terdampak. Hal itu disebabkan karena lokasi pemukiman itu berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

“Itukan lokasinya di DAS Brantas, jadi kami BPBD tidak berhak. Tapi kita naikkan ke DPUPR karena itu sudah ranahnya BWS dan provinsi. Jadi kami hanya bisa kirim sembako dan bantuan evakuasi,” paparnya.

Pihaknya juga mencatat teras depan, teras samping, dapur dan kamar mandi di tiga rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, juga ada instalasi pipa pembuangan warga hingga pipa PDAM yang terputus.

Tags: Longsor di Bantaran SUngai BrantasTanah Longsor Kota MalangWarga Muharto Kota Malang
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Deklarasi ulama Pasuruan kepada KH Marzuki Mustamar sebagai calon ketua PBNU di Muktamar ke-34.

Usung KH Marzuki Mustamar Caketum PBNU, Ulama di Pasuruan Gelar Deklarasi Dukungan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID