MOJOKERTO, Tugujatim.id – Festival sambel wader menjadi salah satu festival yang ditunggu pengunjung Majapahit Festival (Majafest) 2023. Pasalnya, pengunjung dapat mencicipi sambel wader secara gratis. Tidak hanya gratis, warga juga berkesempatan mencicipi sambal yang diulek langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati.
Menariknya, sambel wader yang diulek pada layah jumbo tidak hanya diulek oleh Ikfina sendiri. Saat mengulek sambel wader, Ikfina turut didampingi oleh istri Wakil Bupati Mojokerto sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hanna.
Ikfina mengatakan bahwa sambel wader yang diulek bersama-sama menjadi simbol gotong royong atau kebersamaan. Kebersamaan itu untuk membawa sambel wader menjadi ikon baru bagi Kabupaten Mojokerto. “Sengaja ngulek bersama, itu sebagai bentuk kebersamaan. Bersama-sama membawa sambel wader ini menjadi ikon baru bagi Kabupaten Mojokerto,” katanya, pada Sabtu (5/8/2023).

Ikfina melanjutkan, wisatawan luar Kabupaten Mojokerto sudah mengenali bahwa sambel wader merupakan kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bumi Majapahit.
Tak hanya itu, kuliner ini juga sempat muncul dalam salah satu adegan film Hati Suhita serta menjadi menu favorit pemeran utamanya.
Secara geografis, Kabupaten Mojokerto tidak mempunyai laut. Namun, terdapat Sungai Brantas yang menjadi habitat dari ikan wader. Dengan demikian, stok ikan wader di Bumi Majapahit begitu melimpah. “Meski tidak memiliki laut, namun Kabupaten Mojokerto dilewati oleh Sungai Brantas. Itu menjadi ciri khas tersendiri. Banyak ikan wader yang bisa menjadi kuliner andalan,” imbuhnya.
Dalam festival ini, tak kurang dari 721 layah sambel wader ikut disuguhkan. Ratusan layah yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) serta organisasi profesi ini, bagi Ikfina, merupakan bentuk rasa saling memiliki untuk menguatkan sambel wader sebagai branding Kabupaten Mojokerto.
“Ratusan layah yang berisi sambel wader ini bukti bahwa semua pihak merasa saling memiliki. Itu wujud untuk menguatkan branding sambel wader sebagai kuliner khas Kabupaten Mojokerto,” tandasnya.
Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti








