• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswa KKN UM sosialisasi soal Instagram di Desa Selorejo, Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Mahasiswa KKN UM sosialisasi soal Instagram di Desa Selorejo, Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

Melalui Sosialisasi, Mahasiswa KKN UM Promosikan Desa Selorejo Malang lewat Instagram

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Untuk mengabdikan diri dan menerapkan ilmunya kepada masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang (UM) melakukan sosialisasi di Desa Selorejo, Kabupaten Malang. Pada zaman sekarang banyak sekali orang yang menggunakan handphone (HP) untuk bermedia sosial. Tiada hari tanpa memegang HP. Karena itu, mereka ingin mempromosikan desa itu melalui salah satu aplikasi medsos yang digemari yaitu Instagram. Bukan hanya menggunakannya untuk sekadar mencari hiburan, tapi masyarakat juga bisa mempromosikan desanya.

Warga Desa Selorejo, Kabupaten Malang, sedang memperhatikan sosialisasi soal Instagram yang dilakukan mahasiswa KKN UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Warga Desa Selorejo, Kabupaten Malang, sedang memperhatikan sosialisasi soal Instagram yang dilakukan mahasiswa KKN UM. (Foto: Dokumen)

Karena itu, mahasiswa KKN UM yang bertempat di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, ingin memberikan sosialisasi bagaimana pemanfaatan Instagram secara baik dan benar untuk menunjang potensi desa yang dimiliki oleh Desa Selorejo. Pada sosialisasi pemanfaatan Instagram dibimbing oleh Bapak Andika Bagus Nur Rahma Putra selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) dan dilaksanakan oleh 4 mahasiswa dari berbagai prodi. Yaitu, Ali Rizal Maulidi dari Prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik selaku penanggung jawab, Risky Martha Ardiyan Kurniawan dari Prodi Pendidikan Teknik Otomotif, Nur Laila Indra Sapitra W. dari Prodi Pendidikan Tata Busana, dan Sri Karyana dari Prodi Pendidikan Teknik Elektro.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Pada saat sosialisasi, materi sosialisasi disampaikan oleh Risky Martha Ardiyan Kurniawan sebagai anggota dari saudara Ali Rizal Maulidi. Pelaksanaan sosialisasi mengenai pemanfaatan Instagram ini dilakukan pada 27 Mei 2021. Mengapa mahasiswa KKN UM memilih media Instagram sebagai sosialisasi untuk sarana promosi? Sebab, Instagram memiliki banyak manfaat.

Salah satu mahasiswa KKN UM menyampaikan materi soal Instagram. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Salah satu mahasiswa KKN UM menyampaikan materi soal Instagram. (Foto: Dokumen)

Instagram merupakan platform medsos yang lebih sering digunakan oleh generasi milenial sehingga sarana promosi ini sangat menjanjikan. Dalam Instagram sendiri ada lebih dari 100 postingan setiap hari. Aplikasi Instagram juga merupakan sebuah aplikasi yang mudah diakses oleh semua kalangan di seluruh dunia. Karena itu, strategi promosi menggunakan Instagram sangat menjanjikan, khususnya untuk Desa Selorejo yang merupakan daerah wisata yang ada di Kabupaten Malang. Di sana ada wisata unggulan petik jeruk dan Bumi Perkemahan Bedengan yang memiliki udara sejuk dan juga sungai bersih. Jadi, cocok bukan hanya sebagai tempat perkemahan, tapi juga sebagai tempat libur keluarga untuk di akhir pekan.

Pada saat melaksanakan sosialisasi, sosialisasi ini banyak menyita perhatian dari para audiens karena sangat antusias dalam memperhatikan materi yang disampaikan. Hal itu bisa dilihat saat salah satu pemuda memberikan pernyataannya.

Para pemuda di Desa Selorejo yang menghadiri sosialisasi dari mahasiswa KKN UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Para pemuda di Desa Selorejo yang menghadiri sosialisasi dari mahasiswa KKN UM. (Foto: Dokumen)

“Ya, memang kami belum memanfaatan Instagram untuk Desa Selorejo ini dengan maksmial, Mas. Tapi, dengan sosialisasi mengenai bagaimana promosi yang mudah di Instagram, mungkin kami dari pemuda akan sedikit demi sedikit memperbaiki kekurangannya,” ujarnya.

Selain sosialisasi mengenai manfaat mengenai Instagram, mahasiswa KKN UM juga memberikan pelatihan bagaimana cara membuat desain logo untuk halaman muka pada Instagram Desa Bedangan. Dengan sosialisasi ini, harapannya warga Desa Bedengan dapat lebih memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan potensi dari Desa Bedengan yang belum terekspos oleh khalayak luas sehingga dapat meningkatkan perekonomian nantinya. (*)

Tags: Berita sosialisasidesa selorejoKabupaten MalangKKN UMKota MalangPromosi desaPromosi InstagramUniversitas Negeri Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Pasangan CJH tertua asal Kota Malang, Sadhi Budiono bin Torejo, 78; dan Sri Wardhani, 64. (Foto:Azmy/ Tugu Jatim)

Kisah Sadhi Budiono-Sri Wardhani, Pasangan CJH Tertua di Malang yang Gagal Haji Tahun Ini

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID