Mengintip Tradisi Unik saat Ramadhan di Berbagai Negara - Tugujatim.id

Mengintip Tradisi Unik saat Ramadhan di Berbagai Negara

  • Bagikan
Tradisi Ramadhan unik di berbagai negara. (Foto: thepeninsulaqatar.com)
Tradisi Ramadhan unik di berbagai negara. (Foto: thepeninsulaqatar.com)

Tugujatim.id – Pada bulan Ramadhan terkadang kita melakukan beberapa kegiatan yang tidak dilakukan pada hari biasanya seperti ngabuburit untuk berburu takjil sambil menunggu waktu berbuka puasa. Di Indonesia sendiri ada beragam cara untuk menyemarakkan bulan suci ini. Misalnya saja seperti tradisi padusan di Boyolali yang dipercaya dapat menyucikan diri sebelum bulan Ramadhan dengan berendam di pemandian atau sumber air keramat. Dengan beragamnya budaya Indonesia, maka tak heran jika Indonesia kaya akan kebiasaan unik saat bulan Ramadan pula. Namun, tak hanya di Indonesia, berbagai negara di penjuru dunia juga punya kebiasaan unik pada bulan Ramadhan, loh. Penasaran? Berikut ulasannya.

1. Menembakkan Meriam di Lebanon

Penembakan meriam Ramadhan di Lebanon (Sumber: dailyfeed.dailynewsegypt.com)
Penembakan meriam Ramadhan di Lebanon (Sumber: dailyfeed.dailynewsegypt.com)

Bunyi meriam di Lebanon saat bulan Ramadan menandakan bahwa puasa di hari tersebut telah berakhir dan waktunya untuk berbuka puasa. Selain untuk pengingat buka puasa, meriam juga ditembakkan tiap waktu sahur dan imsak. Tidak hanya di Lebanon, namun cara ini juga diterapkan di berbagai negara timur tengah seperti di Bangladesh, Mesir, dan Arab Saudi. Setelah bulan Ramadan berakhir, meriam yang digunakan sebagai pengingat tersebut akan disimpan di atas pegunungan oleh pasukan khusus. Kebiasaan unik ini sempat dihentikan pada tahun 1983 karena dianggap sebagai senjata kala itu.

2. Penampilan Musik Balada di Albania

Perayaan Ramadhan dengan pertunjukan musik Balada (Sumber: steemit.com)
Perayaan Ramadhan dengan pertunjukan musik Balada (Sumber: steemit.com)

Pada bulan Ramadhan, para warga muslim di Albania yang berasal dari Kekaisaran Ottoman, mempunyai kebiasaan menyanyikan lagu-lagu tradisional untuk menandakan awal sampai akhir bulan suci ini. Jadi, mereka juga akan menampilkan musik balada setiap harinya. Para warga Albania akan menampilkan balada dengan berjalan beramai-ramai di jalanan dan terkadang mereka juga saling mengundang ke masing-masing rumah untuk menampilkan pertunjukan musik tersebut. Alat musik yang digunakan pada pertunjukan balada adalah lodra dan drum silinder yang terbuat dari kulit domba atau kambing.

3. Bermain Mheibes di Irak

Permainan Mheibes, salah satu permainan unik di Irak yang sering dilakukan saat Ramadhan. (Sumber foto: aljazeera.com)
Permainan Mheibes, salah satu permainan unik di Irak yang sering dilakukan saat Ramadhan. (Sumber foto: aljazeera.com)

Irak memiliki kegiatan unik yang hanya di bulan Ramadhan yaitu bermain Mheibes. Setelah berbuka puasa, para pemuda Irak akan berkumpul untuk bermain Mheibes atau permainan menebak cincin. Mheibes adalah permainan tradisional yang sudah menjadi kebiasaan di negara tersebut sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Mheibes biasa dimainkan oleh 40 sampai 250 orang. Mereka berusaha menyembunyikan satu cincin dari satu orang dengan mengopernya satu sama lain melalui tangan yang dikepalkan di dada. Lalu satu orang tadi akan menebak siapa yang membawa cincin tersebut.

4. Festival Grangao di Qatar

Festival Grangao saat anak-anak menerima jajanan dari orang tua. (Sumber: thepeninsulaqatar.com)
Festival Grangao saat anak-anak menerima jajanan dari orang tua. (Sumber: thepeninsulaqatar.com)

Festival Grangao ini disebut sebagai harinya anak-anak. Bagaimana tidak, tiap anak akan menerima permen, manisan, dan jajanan lain sebagai bentuk penghargaan karena telah berpuasa selama Ramadan. Jika dilihat, memang perayaan satu ini memang mirip dengan Halloween. Bedanya, anak-anak di Qatar mengenakan pakaian adat Qatar berwarna cerah serta tambahan topi emas pada anak perempuan. Mereka juga akan memakai tas katun yang dibuatkan ibunya lalu menerima berbagai jajanan dari para orang tua. Tidak hanya dari para orang tua, namun di beberapa daerah Qatar, anak-anak juga akan saling bertukar permen.

Nah, itu dia perayaan Ramadhan di berbagai negara. Bagaimanapun cara kita merayakan bulan Ramadhan ini, yang terpenting adalah melakukan ibadah di bulan suci ini dengan sungguh-sungguh. Selamat berpuasa!

  • Bagikan