• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
env-20221010.jh-beon.cloud

Mas Dhito sedag mengecek kondisi Candi Tegowangi, Kediri.

Minim Penerangan, Mas Dhito Akan Pasang Lampu Candi Tegowangi

Redaksi by Redaksi
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

KEDIRI,Tugujatim.id – Minimnya penerangan di Candi Tegowangi acap kali dijadikan tempat bermesraan bagi pasangan muda-mudi. Mencegah kejadian tersebut, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana akan pasang lampu penerangan.

Informasi mengenai adanya pasangan muda-mudi yang disinyalir melakukan hal yang tidak diinginkan ini disampaikan oleh juru pelihara (Jupel) candi, Nurali saat Jumat Ngopi di Candi Tegowangi, Jumat (22/7/2022).

Terkait pengunjung, katanya, berasal dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Dimana pengunjung mancanegara biasa datang di malam hari. Namun, kondisi di Candi Tegowangi ini minim penerangan yang membuat area candi gelap dan sulitnya pengawasan kepada pengunjung.

Nurali mengungkapkan pada kondisi yang gelap ditakutkan akan menimbulkan perilaku kurang baik bahkan dikhawatirkan akan terjadi pencurian ataupun pengrusakan candi yang dibuat pada Tahun 1400 tersebut.

“Takut kami, anak pacaran ini yang berbahaya. Jangan sampai karena tidak ada penerangan hal ini terjadi seperti dulu-dulu,” terangnya pada bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu.

Menanggapi hal tersebut, Mas Dhito menyayangkan jika ada pihak-pihak yang menyalahgunakan cagar budaya sebagai tempat untuk melakukan hal-hal tidak terpuji.

“Candi (Tegowangi) ini kan adalah tempat cagar budaya yang harus dijaga. Jangan sampai ada pasangan pemuda-pemudi yang berpacaran. Begitu sudah gelap kita tidak tahu yang bersangkutan ngapain,” kata Mas Dito. Kemudian, Mas Dhito memerintahkan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Kediri untuk memasang sudut-sudut yang dianggap penting untuk dipasangi penerangan.

“Terkait penerangan, teman-teman Dinas Perkim mohon untuk dihitung berapa jumlah penerangan yang dibutuhkan untuk candi seluas 2,2 hektar ini,” tutur bupati yang kerap blusukan tersebut.

Kembali, Nurali mengatakan tingkat urgensi penerangan di Candi Tegowangi ini cukup tinggi. Pasalnya candi ini adalah candi terluas kedua setelah Penataran di Jawa Timur.

Nurali menambahkan candi ini mempunyai legenda yang dipercayai masyarakat mengenai Kisah Sudamala. Dimana Dewi Uma yang terkena kutukan menjadi Dewi Durga. Yakni dewi penguasa Pasetraan Gondomayit. Kemudian oleh Sadewa diruwat sehingga kembali menjadi Dewi Uma.

Meski candi ini unfinished atau belum selesai pembuatannya, namun menurut Nurali nilai cerita sudah tertuang pada dinding candi.

“Uniknya, candi ini memiliki yoni terbaik di Jawa Timur berupa lambang kesuburan wanita. Terlebih, kisah Sudamala itu sendiri yang digemari oleh pegiat budaya,” tuturnya. Terakhir, Nurali menuturkan kepedulian Mas Dhito terhadap cagar budaya ini sangat tinggi. Terbukti dengan dihelatnya Jumat Ngopi pertama kali cagar budaya dan akan diberikannya penerangan di candi yang dipeliharanya semenjak tahun 1997 itu. Yang kemudian akan diharapkan membentuk masyarakat Kediri yang berbudaya. (adv)

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
env-20221010.jh-beon.cloud

Mas Dhito Lakukan Penyegaran Pejabat di Pemkab Kediri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID