• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Angka kasus stunting. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Kegiatan implementasi aplikasi elektronik siap nikah dan hamil yang digelar BKKBN Jatim di aula Tulip Dinas Kesehatan P2KB Tuban, Rabu (23/03/2022). (Foto: Istimewa)

Minimalisasi Angka Kasus Stunting, BKKBN Jatim Gandeng Kemenag Tuban Edukasi Para Calon Pengantin

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim menggandeng sejumlah instansi untuk menurunkan angka kasus stunting melalui kegiatan bertema Implementasi Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) di aula Tulip Dinas Kesehatan P2KB Tuban, Rabu (23/03/2022). Apalagi yang menjadi sorotan di Kabupaten Tuban yang angka prevalensinya masih tinggi.

BKKBN melibatkan Admin KB Kabupaten, Admin 20 kecamatan, dan kepala KUA se-Kabupaten Tuban dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama (Kemenag) dan dinas kesehatan.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Sekretaris Dinkes P2KB Tuban Lulut Purwanto mengatakan, tercatat secara nasional angka kasus stunting masih lumayan tinggi, yakni 27,6%. Sedangkan di Jatim 23,5% dan Kabupaten Tuban masih cukup tinggi yaitu 11,64%.

Dia melanjutkan, percepatan penurunan angka kasus stunting ini menjadi prioritas pembangunan. Prevalensinya ditargetkan dapat diturunkan menjadi 14 persen pada 2024.

“Strategi pencegahan stunting dari hulu merupakan upaya preventif untuk memastikan setiap calon pengantin (catin) berada dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil,” katanya dalam giat Implementasi Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) di aula Tulip Dinas Kesehatan P2KB Tuban, Rabu (23/03/2022).

Koordinator Bidang KS-PK BKKBN Jatim Suhartuti menjelaskan, Jatim sebagai provinsi penyangga untuk seluruh Indonesia dan ditargetkan untuk bisa menurunkan angka stunting sebesar 13,5%.

“Karena itu, kami akan berusaha mengubah dari hulunya. Nah, hulunya adalah calon pengantin usia subur dan mundur sedikit adalah para remaja usia nikah,” ujarnya.

Angka kasus stunting. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Suasana implementasi aplikasi elektronik siap nikah dan hamil yang digelar BKKBN Jatim dengan menggandeng Kemenag Tuban di aula Tulip Dinas Kesehatan P2KB Tuban, Rabu (23/03/2022). (Foto: Istimewa)

Dia juga mengatakan, untuk usia ideal menikah untuk perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun walaupun dalam undang-undang perkawinan usia nikah minimal 19 tahun.

Untuk alur implementasi Elsimil dari pencegahan stunting adalah catin datang ke desa untuk minta surat keterangan nikah, kemudian datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan tinggi badan (TB), berat badan (BB), dan lingkar lengan atas (lila) dan kadar Hb.

Setelah itu dilakukan pendampingan, yaitu catin diarahkan untuk men-download aplikasi Elsimil, mengisi, serta menjawab beberapa pertanyaan dan pengetahuan tentang stunting dalam aplikasi tersebut. Setelah itu datang ke KUA untuk mendaftarkan diri dengan menunjukkan sertifikat siap nikah yang didapatkan dari aplikasi Elsimil.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Tuban Mashari menyampaikan, setiap catin harus memahami tentang stunting dan faktor risiko yang ada pada dirinya. Jika sudah memahami risikonya, catin juga memahami upaya “treatment” yang harus dilakukan untuk meminimalisasi risiko stunting.

“Stunting adalah sebuah kondisi gagal pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak-anak akibat kurangnya asupan gizi, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan atau 2 tahun,” paparnya.

Dia mengatakan, salah satu upaya yang harus ditempuh untuk menurunkan percepatan stunting adalah memastikan catin berada dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil.

Mashari juga menambahkan catatan penting, hasil dari pemeriksaan pada Elsimil baik atau buruknya tidak menjadi syarat untuk menikah. Terakhir, giat ini ditutup dengan pengenalan sekaligus praktik penggunaan Elsimil oleh Admin Kabupaten.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Angka kasus stuntingAngka stuntingAngka Stunting di JatimBerita kasus stuntingberita Tuban hari iniKabupaten TubanKasus stuntingKasus stunting TubanPenanganan stunting
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Presiden Jokowi. (Foto: akun YouTube Sekretariat Presiden/Tugu Jatim)

Kabar Baik! 2 Kali Vaksin dan Booster, Presiden Jokowi Izinkan Warga Mudik Lebaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID