• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Siola

Ilustrasi (Foto: Google Maps @Andrea Verdian)

Museum Surabaya Siola, Destinasi Wisata Jadi Saksi Bisu Perkembangan Kota Pahlawan dari Masa ke Masa!

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Ingin mengetahui sejarah perkembangan Surabaya? Museum Surabaya Siola jadi tempat yang wajib kamu kunjungi. Yuk, simak sampai akhir!

Museum Surabaya Siola terletak di Gedung Siola Lantai 1, Jalan Tunjungan Kota Surabaya, merupakan destinasi wisata edukasi yang wajib Kamu kunjungi. Museum ini tidak hanya menyajikan sejarah Kota Surabaya dari masa ke masa, tetapi juga menyediakan beragam spot foto instagramable yang pasti tidak akan buat kamu menyesal.

You might also like

Kampung pengrajin Surabaya.

Kampung Pengrajin Surabaya yang Produknya Tembus Pasar Nasional

08/07/2026 1:06 PM
Wisata Kediri terbaru.

8 Wisata Kediri Terbaru yang Lagi Hits Tahun 2026

08/07/2026 12:46 PM

Ketika memasuki Museum Siola, Kamu akan diajak untuk menjelajahi perjalanan sejarah Surabaya. Dimulai dari masa pra-kolonial, masa kolonialisme hingga masa pemerintahan militer Jepang.

Museum Surabaya Siola juga menceritakan masa pasca-proklamasi serta gambaran masa depan Kota Surabaya. Semua kisah sejarah ini disajikan melalui berbagai media menarik seperti replika relief, foto-foto bersejarah, benda-benda peninggalan, dan diorama yang hidup.

Salah satu daya tarik utama yang bisa kamu nikmati dari Museum Siola adalah transformasi Surabaya menjadi kota pelabuhan. Kisah ini ditampilkan melalui sorotan proyektor yang memukau.

Di Museum Siola, kamu juga bisa belajar tentang budaya masyarakat Kota Surabaya, seperti kehidupan di Kampung Pecinan, Kampung Arab, hingga kawasan-kawasan yang dahulu menjadi pusat aktivitas orang Eropa di Surabaya.

Museum Siola juga menyimpan kisah hidup Presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang lahir dan pernah menempuh pendidikan di Surabaya. Selain itu, Museum Siola juga menyimpan koleksi kisah perjalanan setiap wali kota yang pernah memimpin Kota Surabaya, lengkap dengan kebijakan dan pembangunan strategis yang mereka lakukan di masa jabatan masing-masing.

Di bagian akhir Museum Siola, kamu akan menemukan bagian yang menggambarkan harapan untuk masa depan Surabaya, termasuk peran teknologi, pemerintahan partisipatif, dan pelibatan anak dalam pengambilan keputusan.

Jika kamu mengunjungi Museum Siola, kamu akan menemukan berbagai koleksi unik seperti baju adat, wayang, replika dapur kuno khas Surabaya, hingga benda memorial seperti piano milik musisi legendaris Gombloh dan replika biola WR Supratman. Selain itu, kamu juga bisa melihat koleksi uang kuno, televisi, radio lawas, becak, bajaj, dan angkutan umum lainnya yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Surabaya.

Sejarah Panjang Gedung Siola

Gedung Siola pada awalnya dibangun tahun 1877 oleh seorang pengusaha asal Inggris bernama Robert Laidlaw, yang dikenal dengan nama Whiteaway Laidlaw & Co. Dulunya, Gedung Siola merupakan toko serba ada yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat.

Gedung Siola kemudian diambil alih oleh pengusaha lokal pada tahun 1960-an. Siola merupakan singkatan dari Soemitro, Ing Wibisono, Ong, Liem, dan Ang yang merupakan pemilik baru gedung tersebut.

Karena nilai sejarahnya, Museum Siola kemudian diambil alih oleh Pemerintah Kota Surabaya dan diresmikan menjadi Museum Surabaya Siola pada 3 Mei 2015 oleh wali kota saat itu. Hingga kini, Museum Siola menyimpan lebih dari 1.000 koleksi benda dan foto yang menceritakan sejarah Kota Surabaya, termasuk dokumen berbahasa Belanda dan arsip kependudukan dari masa pemerintahan Hindia Belanda sejak tahun 1837.

Spot Foto Instagramable

Museum Siola tidak hanya mengedukasi, tetapi juga memberikan pengalaman visual yang menarik. Kamu bisa menemukan banyak spot foto instagramable di Museum Siola yang tentunya akan membuat pengalaman belajarmu semakin seru. Salah satu daya tarik favorit pengunjung adalah cerita tentang perubahan Surabaya menjadi kota pelabuhan, yang disajikan melalui tampilan proyektor yang memukau.

Terletak di Jalan Tunjungan Nomor 1, Kecamatan Genteng, Surabaya, Museum Siola dapat kamu kunjungi setiap hari Selasa hingga Minggu dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Yang lebih menarik, kamu bisa menikmati Museum Siola tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun.

Kritik dan pujian juga dilayangkan beberapa pengunjung yang sudah datang ke Museum Siola melalui ulasan Google Maps. Salah satu kritik datang dari akun @31_DI** RADI* MA** yang merasa kecewa dengan pelayanan satpam di pintu masuk parkiran yang dianggap tidak ramah.

“Satpam di pintu masuk parkiran kurang sopan. Saya tanyain tempat malah bentak². Saya jg liat ada ojol tanya tempat jg di bentak. Tolong dia masih satpam bukan walikota. Toh walikota jg gak akan bentak². Semakin tinggi pendidikan nya, semakin baik perilakunya. Tolong klo cari satpam jangan lulusan SD, jadi perilakunya kurang baik gitu,” ujarnya.

Disisi lain, Museum W.R. Soepratman juga mendapatkan pujian dari akun @i** yang berpendapat bahwa Museum Siola merupakan tempat yang cocok untuk pendidikan dan pengenalan sejarah Surabaya.

“Museum Siola menghadirkan kisah perjalanan sejarah Surabaya, ibu kota Jawa Timur, dan sejak dahulu di sekolah, saya sangat menyukai pelajaran yang berkaitan dengan sejarah. Tempat ini sangat cocok untuk pendidikan dan pengenalan sejarah, serta menjadi sarana belajar mengenai ibu kota Jawa Timur. Kenangan masa sekolah pun kembali teringat…,” pujinya.

Museum Surabaya Siola dengan berbagai koleksinya, mulai dari seni, budaya, hingga benda-benda antik memberikan wawasan mendalam tentang sejarah, sosial, dan budaya Kota Pahlawan ini. Jadi, tertarik untuk mengujunginya?

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Penulsi : Ebenhaezer Parningotan Silaban/ Magang

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kota SurabayaMagang FEB UBSejarah SurabayaSurabayawisata sejarah
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Kampung pengrajin Surabaya.

Kampung Pengrajin Surabaya yang Produknya Tembus Pasar Nasional

by Dwi Linda
08/07/2026 1:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Selain unggul kotanya, Surabaya juga punya masyarakat yang juga unggul dan kreatif, berkat kreativitas dan kerja keras...

Wisata Kediri terbaru.

8 Wisata Kediri Terbaru yang Lagi Hits Tahun 2026

by Dwi Linda
08/07/2026 12:46 PM
0

KEDIRI, Tugujatim.id – Wisata Kediri terbaru semakin menarik perhatian wisatawan yang ingin mencari suasana liburan berbeda di Jawa Timur. Jika...

Pantai Pasuruan.

Pantai Karang Hitam, Salah Satu Pantai Pasuruan yang Cantik untuk Menikmati Sunset

by Dwi Linda
08/07/2026 11:38 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – Kabupaten Pasuruan selama ini lebih dikenal dengan wisata pegunungan, taman rekreasi, hingga wisata keluarga yang ramai dikunjungi...

Pantai Delegan.

Pesona Pantai Delegan Gresik yang Cocok untuk Liburan

by Dwi Linda
08/07/2026 9:44 AM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Meski dikenal sebagai kawasan industri dan tujuan wisata religi, Kabupaten Gresik, Jatim, juga menyimpan sejumlah destinasi wisata...

Next Post
Casta Copye.

Akhir Pekan di Casta Copye: Rekomendasi Cafe Estetik di Tuban yang Instagramable

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID