• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Nadiem Makarim

Sosok Nadiem Makarim, eks mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) resmi ditetapkan sebagai tersangka . Foto / tangkapan layar youtube KejaksaanRI

Nadiem Makarim dan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

“Pada hari ini kembali menetapkan satu orang tersangka baru dengan inisial NAM, selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia periode 2019–2024,” ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo dalam pers conference yang ditayangkan melalui kanal resmi YouTube Kejaksaan RI, Kamis (4/9/2025).

You might also like

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM
Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM

Menurutnya, penetapan ini sehubungan perkembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam program digitalisasi pendidikan tahun 2019 sampai dengan 2022. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti, yaitu berupa keterangan saksi, ahli, petunjuk, dan surat, serta barang bukti yang telah diterima atau diperoleh tim penyidik pada Jampidsus.

Nadiem langsung menjalani Penahanan untuk 20 hari ke depan di Rutan Salemba.

Kronologi dan Dugaan Kejahatan

Kasus Nadiem berasal dari pengadaan jutaan unit laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun yang berlangsung antara 2019–2023 . Dugaan korupsi muncul karena terdapat spesifikasi yang dibuat sedemikian rupa sehingga hanya cocok dengan Chromebook, setelah Nadiem melakukan enam kali pertemuan dengan perwakilan Google Indonesia .

Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp1,98 triliun, dan tujuan pengadaan TIK untuk siswa sekolah tidak tercapai. Pada 2019 Pustekom Kemendikbudristek telah dilakukan uji coba penggunaan seribucunit Chromebook dan hasilnya tidak efektif, terutama di kawasan terpencil dan tertinggal.

Nadiem Makarim 1
Sosok Nadiem Makarim, eks mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) resmi ditetapkan sebagai tersangka . Foto / tangkapan layar youtube KejaksaanRI

Sebelumnya, Nadiem sudah menjalani beberapa pemeriksaan, yakni.

– Pertama: 23 Juni 2025, pemeriksaan sekitar 12 jam.
– Kedua: 15 Juli 2025, pemeriksaan sekitar 9 jam.
– Ketiga: 4 September 2025, langsung berujung pada penetapan tersangka dan penahanan
– Nadiem juga sudah dicegah bepergian ke luar negeri sejak 19 Juni 2025, selama enam bulan ke depan .

Sebelumnya, penyidik sebagai tersangka setelah Kejagung memeriksa 120 orang saksi dan 4 orang ahli dalam perkara ini.

Pasal yang disangkakan pada Nadiem, yakni melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentag Pemberantasan Tindak Pidanan Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP

Tersangka Lain dalam Kasus Chromebook

Dengan begitu, adapun jumlah tersangka dalam kasus ini bertambah menjadi lima orang. Selain Nadiem, penyidik telah lebih dulu menetapkan empat orang lain, yaitu :

1. JT (Jurist Tan) – Staf Khusus Mendikbudristek periode 2020–2024.

2. BAM (Ibrahim Arief) – mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek.

3. SW (Sri Wahyuningsih) – Direktur SD Direktorat PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek (2020–2021), sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

4. MUL (Mulyatsyah) – Direktur SMP Direktorat PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek (2020–2021), juga sebagai KPA.

Keempatnya diduga ikut serta dalam merancang kebijakan, mengatur spesifikasi, dan melaksanakan pengadaan laptop Chromebook yang merugikan keuangan negara.

Nadiem Makarim 2
Sosok Nadiem Makarim, eks mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) resmi ditetapkan sebagai tersangka . Foto / tangkapan layar youtube KejaksaanRI

Nadiem Makarim Dari Startup ke Pentas Politik

Lahir pada 4 Juli 1984, Nadiem Anwar Makarim dikenal sebagai pendiri Gojek pada 2010, superapp pertama Indonesia yang berhasil melesat dan menjadi ‘decacorn’ dengan valuasi miliaran dolar. Tak sendiri, Nadiem mendirikan Gojek bersama rekannya, Kevin Aluwi dan Machaelangelo Moran.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga SMP di Indonesia, kemudian Nadiem melanjutkan sekolah menengah atas (SMA) di Singapura dan melanjutkan kuliah di Brown University, Amerika Serikat, dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional.

Selama masa kuliah, ia juga sempat mengikuti program pertukaran pelajar di London School of Economics.

Usai meraih gelar sarjana, Nadiem melanjutkan studi S2 di Harvard Business School dan berhasil menyelesaikan pendidikan Master of Business Administration (MBA).

Dari segi karier, ia pernah bekerja di perusahaan konsultan manajemen global McKinsey & Company di Jakarta, menjadi salah satu co-founder Zalora Indonesia, hingga menjabat sebagai Chief Innovation Officer di perusahaan pembayaran digital Kartuku.

Pada Oktober 2019, dia dipercaya Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Mendikbud dan kemudian Mendikbudristek sejak April 2021 hingga Oktober 2024. Namun kini, langkah karier gemilangnya terhalang oleh tuduhan korupsi besar-besaran.

Harta Kekayaan Nadiem Makarim

Saat pertama kali dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 2019, Nadiem Makarim melaporkan harta kekayaan senilai Rp1,23 triliun dengan utang Rp185,36 miliar. Komponen terbesar kekayaannya kala itu berupa surat berharga dengan nilai Rp1,25 triliun.

Pada 2022, harta Nadiem melonjak tajam menjadi Rp4,87 triliun dengan utang Rp790,76 miliar. Kenaikan signifikan ini terjadi karena nilai surat berharga yang ia miliki meroket menjadi Rp5,66 triliun. Lonjakan tersebut seiring dengan aksi penawaran umum perdana (IPO) PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di Bursa Efek Indonesia, di mana dalam prospektus IPO tercatat Nadiem memiliki 522.053.000 saham atau setara 20,5 persen.

Namun, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir per 31 Oktober 2024, harta kekayaan Nadiem mengalami penurunan drastis menjadi Rp600,64 miliar setelah dikurangi utang sebesar Rp466,23 miliar. Nilai surat berharga yang ia miliki juga merosot signifikan menjadi Rp926,09 miliar.

Selain itu, dalam laporan tersebut Nadiem tercatat memiliki tujuh bidang properti dengan nilai Rp57,79 miliar, serta dua alat transportasi dan mesin senilai Rp2,25 miliar

Penetapan Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook senilai Rp 9,9 triliun menandai klimaks dari skandal pendidikan digital yang telah diselidiki sejak Mei 2025. Dengan spekulasi kerugian hingga Rp 1,98 triliun dan dugaan spesifikasi produk yang sengaja memihak Chromebook, kasus ini menjadi sorotan nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kasus Korupsi Pengadaan ChromebookmendikbudristekNadiem Makarim
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Next Post
Wisata petik melon.

Wisata Petik Melon Hadir di Tengah Kota Tuban, Lahan Bekas Kandang Kambing Disulap Jadi Kebun Buah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID