• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Museum Pendidikan Surabaya.

Penampakan Museum Pendidikan Surabaya. (Foto: Google Maps @Fildzah Raihan)

Nostalgia di Museum Pendidikan Surabaya: Simak Lokasi, Jam Operasional, dan Harga Tiket Terbaru 2025

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kalau kamu ingin wisata sejarah di Kota Surabaya, Jawa Timur? Yuk kunjungi Museum Pendidikan Surabaya yang bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat mengisi waktumu di awal 2025.

Museum ini menawarkan perjalanan nostalgia tentang perkembangan pendidikan di Indonesia dari masa ke masa. Penasaran? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

You might also like

Kereta Malang Surabaya Juni 2026

Jadwal Kereta Malang Surabaya Juni 2026, Banyak Tiket Mulai Diburu Penumpang

03/06/2026 5:13 PM
Cafe di Kabupaten Malang.

Bukan Cuma di Batu, Deretan Cafe di Kabupaten Malang Ini Punya Pemandangan Bikin Betah Berlama-lama Quality Time

03/06/2026 12:02 PM

Sejarah dan Daya Tarik Museum Pendidikan Surabaya

Museum ini dibuka pada 25 November 2019 oleh Wali Kota Surabaya yang menjabat saat itu, Tri Rismaharini. Peresmian ini sengaja bertepatan dengan Hari Guru Nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia pendidikan.

Baca Juga: Indah Banget! Pule Elpico Cafe: Spot Kuliner Unik Semi Outdoor di Rooftop Mall Malang

Uniknya, gedung museum ini punya sejarah panjang karena awalnya merupakan sekolah Taman Siswa, sekolah pertama bagi pribumi Indonesia yang didirikan pada masa kolonial. Bangunan museum ini sendiri dibangun sekitar 1925-1930 dengan luas sekitar 1.452 meter persegi yang membuat arsitektur klasiknya masih terasa kental.

Tata Letak Museum yang Berurutan

Hal menarik dari Museum Pendidikan Surabaya adalah penataan koleksi yang mengikuti alur sejarah pendidikan. Kamu akan diajak berjalan mundur ke masa lalu, dimulai dari zona praaksara hingga masa setelah kemerdekaan. Di setiap zona, ada diorama dan koleksi yang menggambarkan kondisi pendidikan pada zamannya yang akan dijelaskan sebagai berikut.

  • Zona Praaksara: ada manuskrip kuno berbahan lontar dan diorama kehidupan manusia purba. Di sini, kamu bisa belajar bagaimana manusia zaman dulu bertahan hidup dan mendidik generasi mereka.
  • Zona Klasik: pendidikan di era kerajaan mulai berkembang pesat dengan pengaruh budaya dari luar yang berasimilasi dengan elemen lokal.
  • Zona Kolonial: masa penjajahan Belanda dan Jepang membawa pengaruh besar pada sistem pendidikan Indonesia. Koleksi menarik di sini termasuk sepeda Zundapp yang dulu digunakan untuk mengantar siswa ke sekolah.
  • Zona Kemerdekaan: koleksi di zona ini menampilkan kondisi pendidikan pasca kemerdekaan hingga 1990. Dokumen, foto, dan alat pendidikan menjadi saksi perkembangan dunia pendidikan di era tersebut.

Setiap zona menampilkan berbagai koleksi yang menarik, disusun berdasarkan tahapan perkembangan pendidikan di Indonesia. Dari koleksi manuskrip kuno, alat tulis tradisional, hingga foto dan dokumen bersejarah, semuanya dikemas dengan rapi dan informatif.

Koleksi yang Menarik di Museum Pendidikan Surabaya

Museum ini menyimpan lebih dari 800 koleksi bersejarah yang menggambarkan perkembangan dunia pendidikan dari masa ke masa. Berikut beberapa koleksi menarik yang bisa kamu temukan di museum ini.

  • Alat Tulis Tradisional: sebelum adanya pena dan buku seperti sekarang, alat tulis zaman dulu masih sangat sederhana. Di museum ini, kamu bisa melihat sabak bingkai, doos grip tempat pensil, tinta bolpoin, sempoa, kapur, dan penghapus karet. Menariknya, semua koleksi ini menunjukkan perjuangan pendidikan di masa lalu ketika teknologi belum semaju sekarang.
  • Modul dan Buku Kuno: pada masa lampau, proses pembelajaran sangat mengandalkan modul atau buku bacaan. Koleksi modul di museum ini ditulis tangan, memberikan gambaran jelas tentang bagaimana pendidikan zaman dulu berlangsung.
  • Proyektor OHP: proyektor OHP atau Overhead Projector dulunya digunakan sebagai media pembelajaran klasik sebelum adanya proyektor digital modern.
  • Mesin Ketik: sebelum komputer atau laptop populer, mesin ketik menjadi andalan dalam kegiatan administrasi pendidikan. Di museum ini, pengunjung dapat melihat mesin ketik asli yang masih dalam kondisi terawat dengan baik.
  • Fotografi dan Dokumen Bersejarah: koleksi foto-foto zaman dulu, ijazah, rapor, dan sertifikat pendidikan akan membuat kamu merasakan atmosfer sekolah tempo dulu. Ejaan lama pada dokumen-dokumen ini menambah nilai historis yang begitu kuat.
  • Piala Prestasi: piala yang dipamerkan di museum ini menjadi simbol apresiasi atas prestasi siswa pada masa lalu. Salah satu koleksinya adalah piala dari sekolah Taman Siswa pasca kemerdekaan.
  • Tas Sekolah dan Atribut Jadul: kamu juga bisa melihat tas koper merek presiden, map kulit, hingga topi dan rapor yang menjadi perlengkapan sekolah siswa zaman dulu. Semua barang ini membawa kesan nostalgia yang kuat bagi generasi terdahulu.
  • Alat Praktikum dan Peraga: terdapat alat bantu pembelajaran seperti kamera, peralatan laboratorium, hingga keramik untuk peraga tata boga yang digunakan untuk kegiatan praktikum di sekolah zaman dulu.

Lokasi, Akses, dan Harga Tiket Masuk

Museum Pendidikan Surabaya berada di Jalan Genteng Kali Nomor 10, strategis dan tepat di jantung kota yang memudahkan akses menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Untuk harga tiket masuk, hanya dibanderol sebesar Rp5.000. Museum Pendidikan Surabaya beroperasi setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.00-16.00 WIB, sedangkan pada hari Senin museum ini tutup.

Review Pengunjung

Kritik dan pujian juga dilayangkan beberapa pengunjung yang sudah datang ke Museum Pendidikan Surabaya melalui ulasan Google Maps. Salah satu kritik datang dari akun @Fi** Ari**yang berpendapat bahwa display museum kurang interaktif, koleksi museum masih minim, serta beberapa bagian museum kurang dijelaskan secara mendetail.

“Tempatnya teduh banyak pohon dan kelihatan asri. Gedungnya bagus dan terawat. Hanya saja displaynya kurang interaktif dan koleksinya masih minim. Selain banyak bagian sejarah yang tidak dijelaskan mendetail, seperti: ‘apa itu politik etis?’ (bagi anak-anak yang membaca ini pasti gak akan paham konteks penjelasan di display); ‘Kenapa SMK dibuka oleh Belanda?’ Beberapa benda yang dipamerkan diberi label dalam bahasa Inggris, tetapi tidak dilengkapi dengan keterangan mengenai fungsinya. Bentuknya yang kurang jelas juga membuat sulit untuk mengenali benda tersebut secara pasti. Walaupun mudah untuk dicari di internet, tapi dilihat dari perspektif anak-anak, sepertinya museum ini justru membawa lebih banyak pertanyaan baru daripada jawaban yang kita ingin ketahui dan berikan kepada anak-anak. Semoga bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Bakery Cafe Terbaik di Malang, Surganya bagi Pencinta Cake dan Pastry

Di sisi lain, Museum Pendidikan Surabaya juga mendapatkan pujian dari akun Ama** Mahmu** yang berpendapat bahwa museum ini memiliki banyak spot foto maupun video yang indah, serta koleksi dari museum yang antik dan bagus.

“Banyak banget spot cakep yang cocok buat foto ataupun take video konten, isi dalemnya tentang sejarah gitu, banyak barang-barang antik juga kaya camera, alat tulis, motor, sepeda, dsb. indoor outdoor BAGUS SEMUAAA‼️Tiket pesen online di tiketwisatasurabaya, bookingnya gampang banget tinggal ikutin arahan yang sudah ada di webnya, harga tiketnya affordable terakhir ke sini 5k/org,” pujinya.

Itulah informasi mengenai sejarah hingga ulasan konsumen yang berkunjung ke Museum Pendidikan Surabaya. Di museum ini, kamu bisa belajar sejarah pendidikan Indonesia, melihat koleksi bersejarah yang autentik, dan merasakan suasana sekolah tempo dulu. Jadi, tertarik untuk mengunjunginya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Ebenhaezer Parningotan Silaban/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKota Surabaya hari iniRekomendasi wisata sejarah di Surabaya 2025Wisata sejarah SurabayaWisatawan Museum Pendidikan Surabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Kereta Malang Surabaya Juni 2026

Jadwal Kereta Malang Surabaya Juni 2026, Banyak Tiket Mulai Diburu Penumpang

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 5:13 PM
0

Tugujatim.id – Kereta Malang Surabaya Juni 2026 mulai menjadi perhatian banyak calon penumpang setelah pemesanan tiket bulan Juni resmi dibuka....

Cafe di Kabupaten Malang.

Bukan Cuma di Batu, Deretan Cafe di Kabupaten Malang Ini Punya Pemandangan Bikin Betah Berlama-lama Quality Time

by Dwi Linda
03/06/2026 12:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ketika membahas tempat nongkrong di Malang, banyak orang biasanya langsung teringat deretan cafe yang berada di pusat...

Cafe estetik Kota Malang.

5 Cafe Estetik Kota Malang yang Ramai Anak Muda saat Libur Sekolah

by Dwi Linda
02/06/2026 4:04 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tren berburu cafe estetik Kota Malang kini semakin populer di kalangan anak muda. Nggak cuma menawarkan tempat...

Tempat Nongkrong Hits Banyuwangi

Tempat Nongkrong Hits Banyuwangi yang Lagi Viral dan Wajib Dikunjungi Tahun 2026

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 12:40 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan cafe dan tempat nongkrong di Banyuwangi semakin pesat. Tidak hanya menghadirkan menu...

Next Post
SweetHeart Cafe & Eatery.

SweetHeart Cafe & Eatery: Tempat Kuliner Aesthetic dengan Gaya Rustic ala Switzerland di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID