• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswa Unikama. (Foto: Dok Unikama/Tugu Jatim)

Doa bersama atas tragedi Kanjuruhan yang diinisiasi BEM Unikama bersama Komunitas Aremania Kanjuruhan di Lapangan Rektorat, Selasa (04/10/2022). (Foto: Dok Unikama)

Nyalakan 1.000 Lilin, Ratusan Mahasiswa Unikama hingga Komunitas Aremania Ungkapkan Duka Tragedi Kanjuruhan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Duka tragedi Kanjuruhan diungkapkan sekitar 500 mahasiswa Unikama hingga sivitas akademika dengan menggelar doa bersama serta refleksi insiden yang terjadi pada Sabtu (01/10/2022). Kegiatan yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikama dan Komunitas Aremania Kanjuruhan itu dilaksanakan di Lapangan Rektorat Unikama, Selasa malam (04/10/2022).

Presiden Mahasiswa Unikama Abi Naga Parawansa mengatakan, momentum itu diawali dengan menyalakan 1.000 lilin dengan membentuk tulisan “Arema”. Dia melanjutkan, acara dilanjutkan dengan doa bersama, penaburan bunga, kemudian penggalangan dana setelah kegiatan selesai.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Semoga saudara-saudara kita yang telah berpulang diberikan tempat sebaik-baiknya, terutama untuk teman kita Abdan Ageng Fauzan, siswa Praktek Kerja Lapangan dari SMKN 7 Malang. Juga mari kita doakan untuk keluarga yang ditinggal agar diberi ketabahan dan kesabaran,” ujar Abi Naga Parawansa.

Setelah penaburan bunga, kegiatan mahasiswa Unikama itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Kulihat Ibu Pertiwi” dan “Aremania” sebagai bentuk duka cita terhadap para korban dan dukungan terhadap keluarga korban yang ditinggalkan.

Mahasiswa Unikama. (Foto: Dok Unikama/Tugu Jatim)
Beberapa mahasiswa Unikama turut menyalakan lilin sebagai wujud belasungkawa. (Foto: Dok Unikama)

Sementara itu, Pendiri komunitas Aremania Kanjuruhan Mochammad Hilal Fauzi menampaikan, terima kasih kepada mahasiswa Unikama dan sivitas akademika yang turut berbelasungkawa atas tragedi tersebut.

Dia mengatakan, nama Aremania itu bukan hanya bentuk identitas sepak bola saja, tapi juga warga yang tinggal di Malang, tidak terkecuali mahasiswa Unikama yang berasal dari berbagai daerah.

“Walaupun nanti kompetisi dihentikan, nama Arema itu tetap ada. Karena kita ini Arek Malang. Bukan sepak bolanya, tapi tempat kita tinggal di sini (Malang). Saya berharap, apa yang menjadi refleksi dalam kegiatan ini dan apa yang disampaikan beberapa teman pada saat refleksi benar-benar bisa diresapi, direfleksikan,” tegasnya.

Dia juga berpesan fanatisme itu boleh, tapi konteksnya harus Indonesia karena semuanya adalah saudara.

Sedangkan Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Dr Sudi Dul Aji MSi menjelaskan, kegiatan doa bersama ini merupakan inisiatif dari para mahasiswa Unikama yang didukung BEM.

“Doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa Unikama terhadap Arema atas kejadian di Stadion Kanjuruhan. Untuk satu teman kami dari Unikama yang merupakan siswa PKL dari SMKN 7 Malang juga menjadi korban,” terangnya.

Sudi Dul Aji berharap semua pihak agar kejadian ini tidak terulang lagi. Khususnya untuk mahasiswa yang memang ingin memberikan support pada salah satu cabang olahraga, terutama sepak bola.

“Sebaiknya tertib karena kalah menang adalah hal yang wajar dan tidak perlu berlebihan,” ujar. (adv)

Tags: Aksi Mahasiswa Unikama nyalakan 1.000 lilinArtikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita Kampus UnikamaBerita Kota Malang hari iniBerita update tragedi Stadion KanjuruhanKampus UnikamaKota Malang hari inimahasiswa UnikamaMahasiswa Unikama berbelasungkawaMahasiswa Unikama dan Komunitas Aremania Kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Bonek dan Aremania. (Foto: IG @officialpersebaya/Tugu Jatim)

Time for Peace: Persebaya Sampaikan Belasungkawa dan Pesan Damai untuk Bonek dan Aremania

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID