• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BBM alternatif. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

BBM alternatif dari limbah sampah dari laut yang diolah pemuda Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Olah Limbah Sampah Plastik dari Laut, Kelompok Pemuda Pasuruan Hasilkan BBM Alternatif

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Siapa sangka, tumpukan sampah plastik yang kerap mengotori pesisir laut Pasuruan ternyata bisa dimanfaatkan jadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif. Berawal dari keresahan akan lingkungannya, kelompok pemuda Karang Taruna di Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, ini tergerak mengumpulkan sampah plastik yang dibuang ke laut untuk diubah jadi BBM alternatif.

Menurut Nouvel Zabidin, 22, anggota Karang Taruna Kelurahan Tambaan, untuk mengolah sampah plastik jadi BBM alternatif harus dibakar menggunakan mesin destilator.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM
BBM alternatif. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
BBM alternatif disaring terlebih dulu sebelum digunakan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Mesin destilatornya itu kami dapat bantuan dari Universitas Brawijaya (UB). Waktu itu kami sampaikan banyak sampah plastik di pesisir sini, kemudian diberi mesin pengolah sampah jadi BBM,” ujar Nouvel pada Sabtu (28/05/2022).

Dia menjelaskan, sampah plastik yang dibakar akan berubah menjadi uap dan akan diekstrak menjadi minyak. Untuk jadi BBM alternatif, dibutuhkan 30 kilogram sampah plastik untuk sekali proses.

“Dari 30 kilogram sampah plastik, nanti bisa jadi 7 liter BBM. Yakni, 5 liter solar, 1 liter premium, dan 1 minyak tanah,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan puluhan kilo sampah plastik, pemuda setempat harus menggelar kerja bakti rutin di pesisir pantai tiap minggu. Selain itu, mereka juga memanfaatkan sampah plastik limbah rumah tangga yang dikumpulkan di bank sampah setempat.

“Sampah plastiknya juga tidak sembarangan, yang bisa diolah cuma kresek dan botol plastik. Kalau bungkus plastik yang ada aluminium foilnya ndak bisa,” imbuhnya.

Dia mengatakan, proses mengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif ini pun cukup panjang. Bustanul Ulum, 22, anggota karang taruna yang lainnya, menjelaskan, sampah plastik harus dibersihkan terlebih dulu dari kotoran. Dia melanjutkan, sampah plastik juga dijemur selama seminggu hingga benar-benar kering. Kemudian sampah plastik bisa dibakar melalui mesin destilator.

“Setelah dibakar 4-5 jam, nanti uapnya menetes dan otomatis dipisah jadi solar, premium, dan minyak tanah,” ucap Ulum.

Dia menyatakan, untuk BBM alternatif jenis premium baru bisa digunakan di sepeda motor setelah disaring dan ditambahkan peningkat oktan. Sementara untuk BBM jenis solar langsung bisa digunakan setelah disaring.

Dia berharap ke depannya para nelayan di pesisir Pasuruan bisa memanfaatkan solar alternatif tersebut untuk melaut.

“Sementara ini masih dipakai bahan bakar motor teman-teman karang taruna. Rencananya, ini bisa dipakai buat bahan bakar kapal nelayan dengan cara tukar dengan sampah plastik,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: bahaya sampah plastikBBM alternatifBBM alternatif di PasuruanBBM Non SubsidiBerita manfaatkan sampahBerita sampah plastikBerita soal sampahDaur Ulang SampahLimbah sampahManfaatkan sampah plastikOlah sampah plastikPemuda Pasuruan manfaatkan limbah sampah plastikSampah Lautsampah plastiksampah plastik di laut
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Sapi positif PMK. (Foto: Pemkab Pasuruan/Tugu Jatim)

Marak Penjual Nakal, 296 Sapi Positif PMK di Kabupaten Pasuruan Akibat Lalu Lintas Ternak dari Daerah Wabah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID