PASURUAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan resmi meningkatkan status kebencanaan menjadi siaga darurat angin kencang guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang meningkat. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan percepatan respons penanganan apabila terjadi pohon tumbang maupun kerusakan infrastruktur di pemukiman warga.
Peningkatan status ini didasarkan atas analisis data meteorologi yang menunjukkan ancaman embusan angin kencang di sebagian besar wilayah Jawa Timur. Tim Reaksi Cepat (TRC) mulai dikondisikan untuk konsentrasi di wilayah yang punya risiko tinggi, utamanya jalur protokol yang banyak dipenuhi pohon besar.
Baca Juga: 26 Pohon Tumbang, 15 Rumah Rusak dan Seorang Luka-Luka di Pasuruan Akibat Angin Puting Beliung
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi membenarkan bahwa seluruh personel beserta peralatan evakuasi sudah siaga selama 24 jam.
“Berdasarkan pemantauan, potensi angin kencang ini merata di sejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan. Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaannya,” ujar Sugeng pada Senin (09/03/2026).
Berdasarkan catatan data kebencanaan, terjadi peningkatan kerusakan yang cukup signifikan dikarenakan embusan angin kencang di berbagai kecamatan pada beberapa hari terakhir. Puluhan bangunan dikabarkan mengalami kerusakan di bagian atap, sementara itu akses jalan juga sempat tertutup akibat pohon tumbang yang melintang.
“Pada satu minggu terakhir ini saja sudah ada puluhan pohon tumbang dan puluhan rumah rusak akibat angin kencang disertai hujan lebat,” ungkapnya.
Warga Diimbau Proaktif Pencegahan Mandiri
Warga juga diimbau untuk secara proaktif melaksanakan tindakan pencegahan mandiri seperti memotong dahan pohon yang mulai rapuh di sekitar rumah. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjauhi tiang listrik dan baliho besar ketika cuaca ekstrem melanda.
Fokus pengawasan saat ini diarahkan pada area pesisir dan dataran tinggi yang secara geografis lebih rawan terkena embusan angin kencang. BPBD memperingatkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Kabupaten Pasuruan diprediksi masih fluktuatif hingga beberapa hari ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia*
Editor: Dwi Lindawati








