BOJONEGORO, Tugujatim.id – Menyambut libur nasional dan cuti bersama peringatan Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026, layanan kantor PT Pegadaian wilayah Jawa Timur, termasuk di Pegadaian Bojonegoro, akan tutup sementara mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Seluruh layanan operasional kembali dibuka pada Senin, 18 Mei 2026.
Meski layanan kantor cabang tutup sementara, masyarakat tetap dapat melakukan berbagai transaksi Pegadaian melalui layanan digital dan mitra pembayaran yang telah bekerja sama dengan Pegadaian.
Pegadaian Bojonegoro Siapkan Kanal Alternatif Selama Libur Panjang
Pimpinan Pegadaian Bojonegoro, Eko Danarto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai kanal layanan alternatif agar kebutuhan transaksi nasabah tetap berjalan selama masa libur panjang.
“Libur operasional kantor tidak mengurangi komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nasabah tetap bisa melakukan transaksi pembayaran maupun akses layanan melalui aplikasi digital, agen Pegadaian, hingga kanal perbankan dan e-commerce,” ujar Eko Danarto.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Pegadaian Digital atau layanan Trio by Pegadaian untuk berbagai kebutuhan transaksi. Selain itu, pembayaran juga bisa dilakukan melalui jaringan perbankan seperti ATM, mobile banking, internet banking, maupun agen bank yang bekerja sama dengan Pegadaian.
“Sekarang layanan Pegadaian sudah semakin mudah dijangkau. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pembayaran cicilan, tebus gadai, maupun transaksi lainnya tetap bisa dilakukan secara non tunai selama periode libur,” tambahnya.
Baca Juga : Pegadaian Bojonegoro Genjot Transaksi Emas Lewat Promo Tring! Hingga Mei 2026
Beragam Kanal Pembayaran Lewat Bank Konvensional dan E-Comerce, Hingga Dompet Digital
Adapun sejumlah kanal pembayaran yang dapat digunakan selama libur antara lain melalui Bank BRI, BRImo, BRILink, BCA, Mandiri, BNI, serta berbagai platform e-commerce dan dompet digital seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, DANA, dan GoTagihan. Tidak hanya itu, layanan pembayaran juga tersedia melalui jaringan ritel modern lainnya.
Eko Danarto mengimbau masyarakat, khususnya nasabah Pegadaian di Bojonegoro, untuk melakukan perencanaan transaksi lebih awal agar tidak terkendala selama masa penutupan kantor cabang.

“Kami mengajak nasabah untuk memanfaatkan layanan digital yang sudah tersedia. Selain praktis, transaksi juga bisa dilakukan kapan saja tanpa harus datang ke kantor cabang,” katanya.
Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan Pegadaian dalam beberapa tahun terakhir menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan layanan kepada masyarakat.
“Pegadaian terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern. Kehadiran layanan digital dan kerja sama dengan berbagai platform pembayaran menjadi solusi agar layanan tetap bisa diakses di mana pun,” jelas pria asal Kulonprogo.
Seluruh Layanan Operasional Kembali Normal 18 Mei 2026
Ia juga memastikan seluruh layanan operasional akan kembali normal pada 18 Mei 2026 dan seluruh kantor cabang Pegadaian siap melayani masyarakat seperti biasa.
Untuk informasi lebih lanjut terkait tata cara pembayaran dan layanan digital Pegadaian, masyarakat dapat mengakses laman resmi sahabat.pegadaian.co.id/cara-bayar atau menghubungi Pegadaian Call Center 1500569.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur, termasuk Pegadaian Bojonegoro. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Lizza Arnofia Choirunisa
Editor: Mochamad Abdurrochim








