TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan tragis kembali terjadi di jalur pantura Tuban. Seorang pegawai koperasi simpan pinjam tewas tabrak truk parkir di di pinggir jalan Jalur Pantura Tuban, Senin pagi (7/7/2025).
Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 08.50 WIB di Jalan Raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Korban diketahui bernama Jumari Susanto (29), warga Dusun Kayen, Desa Kayen, Kecamatan Bancar.
“Korban merupakan pegawai koperasi. Saat kejadian, dia berboncengan dengan rekannya menggunakan sepeda motor dari arah utara ke selatan,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono.
Berdasarkan keterangan polisi, sepeda motor Honda Revo Fit bernopol S-3965-EAJ yang dikemudikan Jumari melaju di jalurnya. Namun nahas, motor itu menabrak bagian belakang truk Hino bernopol BE-8227-CU yang terparkir di luar badan jalan, namun masih di sisi kiri arah yang sama.
“Truk tersebut memang dalam kondisi berhenti di luar bahu jalan. Namun, dugaan awal pengemudi motor kurang memperhatikan situasi sekitar,” jelas Iptu Eko.
Benturan keras di bagian depan motor membuat Jumari mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat. Sementara rekan yang diboncengnya, Zumrotus Setiawan, selamat dalam insiden itu.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk penanganan lebih lanjut. Sementara sopir truk, Jandri (44), warga Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, sudah dimintai keterangan oleh pihak berwajib.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan sementara, kelalaian dan kurangnya konsentrasi saat berkendara menjadi faktor utama.
“Kami imbau para pengguna jalan, khususnya di jalur padat seperti pantura, agar selalu waspada dan berhati-hati. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja jika pengemudi lalai,” pesan Iptu Eko.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur pantura Tuban, yang kerap menjadi titik rawan terutama saat jam padat kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








