SURABAYA, Tugujatim.id – Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster terkejut dan pasrah saat melihat salah satu anak asuhnya Malik Risaldi berdarah-darah di laga Timnas Indonesia vs Bahrain. Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Timnas Indonesia vs Bahrain pada Kamis (10/10/2024) di Bahrain International Stadium berakhir 2-2.
Di laga tersebut, baru memasuki menit ke-3 pemain Timnas Indonesia Malik Risaldi harus bekerja keras hingga berdarah-darah di bagian pelipis mata. Sebab, pemain yang juga membela Persebaya Surabaya itu duel kepala di udara dengan pemain Bahrain Waleed Al-Hayyam.
Baca Juga: Survei ARCI Pilgub Jatim 2024 Terbaru, Pasangan Khofifah-Emil Tembus 63,4%
Namun, dengan kondisi dahi ditutup oleh perban, Malik Risaldi mampu melanjutkan permainan hingga akhir pertandingan. Tetap saja, kondisi ini membuat pelatih Persebaya Paul Munster merasa ketar-ketir.
“Ya setelah setelah menit pertandingan saya melihat situasinya. Haduhhh,” katanya saat menjawab pertanyaan Tugujatim.id pada Senin (14/10/2024).
Munster mengaku, setelah pertandingan Malik Risaldi langsung memberikan kabar terkait apa yang dialaminya. Kabar tersebut berupa foto wajah yang ditutup oleh perban.
“Ya, dia mengirimiku foto setelah pertandingan. Tapi, dia tahu bagaimana mentalitas saya, saya tahu mentalitas dia,” ucap pelatih berusia 42 tahun itu.
Melihat kondisi salah satu pemain andalannya di Persebaya Surabaya yang berdarah-darah saat membela negaranya, Munster mengaku tak begitu khawatir. Sebab, pelatih asal Irlandia Utara tersebut melihat Malik mampu mengatasi dirinya sendiri.
Baca Juga: Momen Langka Bunga Bangkai Mekar Kali Pertama di Kebun Raya Purwodadi
“Tapi dia masih bermain, di babak kedua dia diperban. Dia baik-baik saja. Terpenting itu, jadi saya tidak begitu khawatir,” tutur mantan Direktur Teknik Timnas Brunei Darussalam tersebut.
Semangat tinggi yang ditunjukkan Malik kala Shin Tae-yong memberikan kepercayaan penuh tak ingin disia-siakan begitu saja oleh pemain kelahiran Surabaya ini.
“Ini bukan masalah. Saya pikir dia senang ikut bertanding, dan dia bagus,” katanya.
Dia yang merasa kagum melihat Malik, rasanya Munster ingin merebut jersey kebanggaan dari Timnas Indonesia yang dipakai anak asuhnya itu.
“Saya akan mengambil jerseynya sekarang hahaha. Tapi saya menghubunginya, saya selalu menghubungi semua pemain Ernando, Rashid, dan Malik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








