PASURUAN, Tugujatim.id – Pria pencari lumut di Pasuruan ditemukan tewas di tengah sawah. Pria atas nama Slamet Abdul Majid (50) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tengah sawah Dusun Dadapan, Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (18/11) malam.
Saat ditemukan pria warga Dusun Regek, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan itu dalam posisi tengkurap dan mengambang.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Mintarta mengungkapkan, korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 20.30 WIB. Sebelumnya keluarga dan warga telah mencari keberadaan korban setelah keluar rumah sejak pukul 09.00 WIB.
“Pihak keluarga meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan korban,” tegas Mintarta pada Rabu (19/11)
Warga kemudian menyisir sejumlah lokasi yang kerap didatangi korban, termasuk rumah rekannya yang biasa mancing bersama korban. Dari keterangan rekannya tersebut, diketahui bahwa korban biasa mencari lumut untuk memancing di daerah Albaka, Desa Rejoso Lor dan area sawah Desa Patuguran.
Berbekal informasi tersebut, warga kemudian melanjutkan pencarian ke lokasi-lokasi tersebut. Upaya pencarian berhasil ketika warga menemukan sepeda motor korban diparkir di pinggir jalan area persawahan di Dusun Dadapan, Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso. Pencarian kemudian diperluas di area persawahan di sekitar lokasi temuan sepeda motor.
Tidak lama berselang, warga akhirnya berhasil menemukan tubuh korban dalm posisi tertelungkup dan mengambang di tengah sawah.
Temuan tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Rejoso. Tidak lama setelah menerima laporan warga, pihak kepolisian mendatangi TKP untuk mengevakuasi jenazah dan melakukan pemeriksaan awal.
“Jenazah korban lalu dievakuasi ke RSUD dr. R Soedarsono, Kota Pasuruan untuk divisum luar,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil visum awal, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Di TKP kejadian, petugas juga menemukan jaring pencari lumut dan ember bekas cat berisi lumut yang diduga dipakai korban sebelum meninggal.
“Pihak keluarga korban menyatakan bahwa korban punya riwayat darah tinggi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








