• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sutiono, perajin doran gagang cangkul asal Dusun Kedondong, Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro saat menunjukan produk buatannya.

Sutiono, perajin doran gagang cangkul asal Dusun Kedondong, Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro saat menunjukan produk buatannya. (Foto: Istimewa)

Pengrajin Doran Gagang Cangkul di Bojonegoro Tembus Pasar Luar Kota

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Kabupaten Bojonegoro tak hanya dikenal dengan minyak dan gas bumi (migas), kerajinan lain seperti kayu jati juga menjadi produk unggulan kabupaten yang berbatasan dengan Jawa Tengah ini.

Kayu jati dimanfaatkan untuk membuat furnitur seperti kursi, lemari, jam dinding, pintu, perabotan rumah, dan meja. Ada juga yang membuatnya menjadi doran gagang pacul atau cangkul.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Salah satunya digeluti oleh Sutiono (39), perajin asal Dusun Kedondong, Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro mulai menekuni pembuatan doran pacul dari kayu jati sekitar tahun 2005. Bahkan, sesepuh di sekitar lingkunnya sudah mulai usaha pembuatan doran gagang cangkul ini sejak 1980.

Dia mengaku, hingga kini ada sekitar 15 KK yang menggeluti kerajinan kayu jati yang dikerjakan secara manual ini.

“Karena faktor lanjut usia, jadi hanya ada 15 KK yang saat ini masih menggeluti usaha ini,” katanya.

Dalam satu hari, Sutiono mampu menghasilkan setidaknya 40 batang doran gagang cangkul secara manual.

Setelah siap dipasarkan, doran gagang cangkul miliknya akan dijual ke tengkulak, selain itu memanfaatkan media sosial seperti facebook untuk promosi produk buatannya.

Pembelinya, lanjut dia, berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Di antaranya Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Lamongan, dan Gresik. Untuk harga grosir, doran gagang cangkul dijual dengan harga Rp 6 ribu. Sementara jika ecer Rp 10 ribu per doran jati.

Meski harga yang dijual cukup terjangkau, namun doran gagang cangkul ini dikatakan memiliki ketahanan hingga 2 tahun.

Terakhir, Sutiono berharap agar usaha asal desanya terus berkembang dan mengharapkan dukungan dari pemdes hingga pemerintah kabupaten untuk membantu kendala utamanya terkait pemodalan. Sebab, menurut Sutiono, usaha doran jati terbilang musiman.

“Kalau petani mau nggarap sawah baru ramai pembeli. Kalau sudah itu sepi lagi. Nanti masuk tanam, baru ramai lagi. Sehingga kami membutuhkan modal untuk bertahan dalam mencukupi kebutuhan kami. Semoga usaha kami diperhatikan dengan pemerintah,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten BojonegoroPengrajin DoranPengrajin Gagang CangkulSutiono
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.

Nyaris Tewas, Nenek dan Cucu Ditabrak Pick Up di Jalan Lingkar Selatan Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID